Rabu, 29 Mei 2013

MONSTAR

Terimakasih buat semua yang sudah membaca blog ini.. Semoga bermanfaat buat saya dan kalian, Mohon maaf atas kekurangan yang ada.. Jangan lupa berikan komentarnya, biar saya lebih semangat lagi mengisi blog ini.. gamsahabnida chingu .



MONSTAR
_Korean Drama_


Hai chingu kali ini aku mau share nih drama korea yang baru dan masih airing di korea, mungkin gak terlalu banyak yang tau atau bahkan sedikit informasinya,
Drama yang bertemakan musik, persahabatan, dan cinta, yap mungkin temanya hampir sama dengan dream high. Drama yang dapat menginspirasi kita untuk menggapai cita-cita kita.

Drama yang hanya berjumlah 12 episode ini baru tayang 2 episode di korea sana. Drama ini diproduksi oleh MNET dan kabarnya drama ini adalah drama pertama MNET.

Ini dia cast untuk pemerannya.


Yong joon hyung as Yoon seol chan


Ha yun soo as Min se yi


Kang ha neul as Jung sun woo

Others cast :

  • Ahn nae sang as Han ji woong
  • Kim min young as Shim eun ha
  • Park gyu sun as Cha do nam
  • Kang eun shik as Park gyu dong
  • Da hee as Kim na na
  • Moon yong suk as Ma joon hee
  • Kim yo hyun as Ma hyo run






















Senin, 27 Mei 2013

The last words- lee seung gi lirik hangul,romanization,english

Terimakasih buat semua yang sudah membaca blog ini.. Semoga bermanfaat buat saya dan kalian, Mohon maaf atas kekurangan yang ada.. Jangan lupa berikan komentarnya, biar saya lebih semangat lagi mengisi blog ini.. gamsahabnida chingu ..



++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Annyeong chingu, kali ini kabar gembira buat para fans seung gi oppa
Pasalnya oppa satu ini sudah merilis lagu yang akan menjadi ost. gu family book part 7.
Yeaahhh mau tau gimana liriknya ini dia lee seung gi oppa



The Last Words
-Lee Seung Gi-



#Hangul


내가 기다릴게
한마디를 못해서
오늘도 나는 곁에서 맴도는데

울게 했었던
아프고 아팠던 추억 때문에
마지막 마디
"가지마”" 못했어


사랑한단 한마디
기다려달란 말이
귓가에만 계속 맴돌아
못다한 말이 아프게


다치고 다친 가슴에
속으로 우는 가슴에
아무 못하고 추억은
바람을 타고
눈물 뒤에 숨어 기다려



#Romanization


naega neol gidarilge
geu mal hanmadireul nan motaeseo
tto oneuldo naneun ni gyeoteseo maemdoneunde


neol ulge haesseotdeon
apeugo apatdeon chueok ttaemune
majimak geu han madi
“"gajima"” i mal motaesseo


saranghandan geu hanmadi
gidaryeodallan geu mari
gwitgaeman gyesok maemdora
motdahan mari nal apeuge hae


dachigo dachin gaseume
sogeuro uneun gaseume
amu mal motago nae chueogeun jeo
barameul tago
nunmul dwie sumeo neol gidaryeo


#Translation

I’ll wait for you
I couldn’t say those words
So again today, I linger around you

Because of the painful memories that made you cry
I couldn’t say those last words, “Don’t go”
The words “I love you”
The words “Wait for me”
They just linger in my ears
The words I couldn’t say put me in pain

In my hurt heart
In my heart that’s crying on the inside
I couldn’t say anything and my memories ride the wind
As I hide behind my tears, I wait for you

I’ll wait for you
I couldn’t say those words
So again today, I linger around you

Because of the painful memories that made you cry
I couldn’t say those last words, “Don’t go”

The words “I love you”
The words “Wait for me”
They just linger in my ears
The words I couldn’t say put me in pain

In my hurt heart
In my heart that’s crying on the inside
I couldn’t say anything and my memories ride the wind
As I hide behind my tears, I wait for you
I shouldn’t do this but…

The words “I love you”
The words “Wait for me”
They just linger in my ears
The words I couldn’t say put me in pain

In my hurt heart
In my heart that’s crying on the inside
I couldn’t say anything and my memories ride the wind
As I hide behind my tears, I wait for you



Credit To : LEONENT


Maaf kalo ada yang salah ya
Gomawo chingu ..

Selasa, 21 Mei 2013

Companions Of Love And Revenge Part 2

Terimakasih buat semua yang sudah membaca blog ini.. Semoga bermanfaat buat saya dan kalian, Mohon maaf atas kekurangan yang ada.. Jangan lupa berikan komentarnya, biar saya lebih semangat lagi mengisi blog ini..
Gamsahabnida chingu ..



Baik Chingu, kali ini aku bakal nerusin kisah Niken..
So, happy reading chingu ..



Kisah dibuka dimana Niken yang kesal karena ucapan kasar Tomy sehingga ia mengutarakan isi hatinya yang sebenarnya, entah itu isi hati Niken selama ini atau hanya pelarian dari perasaannya yang dulu? Jika benar Niken mencintai Tomy lalu kenapa ia masih selalu memimpikan Marchel? Apa selama ini Niken tak pernah menyadari kalau ia hanya mencintai Marchel kisah masa kecilnya?


Companions Of Love And Revenge 
-What is Love?-




“Apa kamu bilang? Tega banget kamu ngomong kaya gitu, emang kamu fikir kenapa aku gak bisa pacaran? Itu semua gara-gara kamu seandainya aku gak pernah suka sama kamu pasti aku bisa dapetin pacar!!” Bentak Niken

“Apa lo suka sama gw?” Tanya Tomy dengan heran

“ia dan aku pastiin mulai detik ini aku gak akan pernah suka sama kamu dan gak akan pernah mencintai kamu lagi titik, jangan pernah nyari aku lagi, aku keluar dari band ini. Kamu tuh egois emang aku gak tau tadi setelah kamu bermesraan dengan Rika kalian bertengkar dan sekarang kamu menimpahkan kekesalan itu sama aku?”

“gak bukan gitu ken, maksud gw..”

“maksud lo apa haah ? !!! cukup gw keluar dari grup ini”

“ken , tunggu!” Seru Roy dan Boby

“Ahh lo sih Tom dia jadi ngambekkan!” Seru Roy

“Ahh sial kenapa gw ga tau dia suka sama gw, ahh bego banget” Sahut Tomy


Niken yang marah pergi dan mengendarai sepedanya dengan kencang dan tanpa mempedulikan rambu jalanan, tanpa piker panjang Niken terus mengayun sepedanya dengan cepat hingga dipenyebrangan dimana dulu ia hamper tertabrak mobil, Niken terus mengayun sepedanya dan dari jauh terlihat mobil melaju dengan kencang, Niken yang menyadari itu sontak kaget dan membelokkan sepedanya sehingga ia membentur tiang dan terpental jauh beruntung ada seseorang yang dapat menangkapnya.  Pria itu sangat tampan dan gagah senyumnya yang indah  diberikan kepada Niken

“Are you okay?” Tanya pemuda itu
“Yes I’m Fine, thank you” jawab Niken
“No problem, what your name?”
“Niken, you?”
“Niken?” Tanya pemuda itu
“yes Niken Adwijaya”
Pria itu bukannya memperkenalkan namanya tapi ia malah tersenyum dan meninggalkan Niken yang bingung dengan sikap pemuda tersebut.


Niken yang telah sampai dirumahnya melihat rumah sebelah Niken yang sudah kosong selama setahun, tiba-tiba ada yang mengisinya , Niken yang penasaranpun bertanya pada ibunya

“Bu siapa yang pindah kerumah itu?”
“Ahh itu ada dua anak laki-laki dari Amerika yang membeli rumah itu dan menempatinya, Kenapa?”
“Ahh begitu tapi apa mereka orang baik?”
“Ssstt tidak boleh begitu!! Cepat mandi ayo kita makan malam”
“okke” Jawab Niken yang bergegas lari kekamarnya dan membersihkan dirinya

Sesaat setelah Niken membersihkan diri Ibu memanggilnya.
“Niken ayo makan” panggil Ibu
“iaa sebentar” jawab Niken

Niken yang sudah selesai membersihkan diri turun dan duduk disebelah ayahnya
“Ayahh kau taukan aku sangat mencintaimu” rayu Niken
“ya My Princes ayah pasti tahu”jawab ayah dengan senang
“Ayah kau mencintaikukan?”
“tentu saja ayah sangat mencintauimu”

Ibu yang mendengar itu hanya tersenyum karena tahu putrinya sedang menginginkan sesuatu

“Ayah sepedaku rusak tadi aku menabrak tiang, bolehkah aku meminta sepeda baru?’ rengek Niken
“Apaa?? Sepeda lagi ? Tidakkk !!!” Bentak ayah
“Ayah tapi sepedaku rusak”
“Niken sayang kau sudah merusakkan 3 sepeda dan sekarang kau meminta lagi?”
“Ayahh bukankah kau mencintaiku” rengek Niken
“TIIIIIIIIII…” ayah yang melihat tingkah putri sematawayangnya yang merengek dan memelas akhirnya luluh juga “Oke ini yang terakhir ya?” Pinta ayah
“Ayahh aku mencintaimu sungguh benar” Nikenpun mencium pipi ayahnya dan berteriak “YESSS”

Ibu yang melihatnya hanya bisa menggelengkan kepala karena ayah mudah sekali dirayu.
Malam itu terlihat kegembiraan dirumah Niken namun dirumah sebelah dimana kedua anak laki-laki yang berasal dari Amerika sedang menikmati makannya juga

“Chel bukankah sudah saatnya kau menemmui dy?” Tanya laki-laki berambut pirang
“Belum belum saatnya Stef” Jawab Marchel

Ternyata laki-laki yang menolong Niken dari maut adalah Marchel, sudah dua kali ia diselamatkan oleh orang yang sama.

Pagi itu terlihat masih pukul 5 pagi namun terlihat Niken yang sedang tertidur Nampak gelisah dan berkeringat.

“Marcheeeelllllllllll” Teriak Niken membangunkannya dari mimpi buruk yang sama.
Ibu dan ayah yang mendengar jeritan Niken terbangun dan segera menghampiri Niken, begitu pula Marchel yang terbangun dan lari menuju balkon yang bersebrangan dengan kamr Niken. Ia dapat melihat Niken yang menangis dipelukan ibunya.

“Niken kamu kenapa?” Tanya ibu
“Ibu Marchel, Niken mimpi Marchel bu” Jawab Niken
“Sudah sudah kamu tenangkan diri dulu, ibu ambilkan air dulu ya”
“Ayah ambilkan makanan ya, ayah takut kamu sakit” seru ayah dengan panic.

Ibu dan ayah meninggalkan Niken yang masih menangis dikamarnya, Marchel yang melihat dari jauh hanya bisa memegangi dadanya, terlihat raut kesedihan dimukanya dan sakit didadanya melihat orang yang dia cintai menangis.

“Kenapa hati ini sakit melihat air matamu seperti 10 tahun lalu aku melihat air matamu saat kejadian itu. Niken berhentilah menangis jangan kuatir aku ada disini” ucap Marchel dan terus menatap Niken.

“Kenapa chel kenapa? Kenapa kau hadir dan pergi? Sakit sakit sekali rasanya mengingat itu, harusnya kau tetap disini dan membenciku, mungkin itu jauh lebih baik disbanding aku harus kau hokum seperti ini” ucap Niken dengan air mata yang tak henti dipipinya.


Pagi itu Niken terlihat pucat dan lesu, ayah melarang Niken untuk kesekolah namun ia tidak mau karena hari ini ada pengambilan nilai olahraga. Ayah yuang tau putrinya keras kepala tidak dapat menghentikan Niken.

Niken berangkat seperti biasa menggunakan sepeda baru yang telah diberikan ayahnya. Niken sampai disekolah dan melihat Natasya bersama Boy sedang berjalan dengan bahagia layaknya sepasang kekasih yang tengah dimabuk asmara. Niken hanya bisa tersenyum dan berjalan menuju kelasnya.
“Pagi ken” Sapa Roy
“pagi” Jawab Niken
“ken lo kenapa ko pucet muka lo?”
“Gak papa ko.”
“Serius? Apa gara-gara Tomy?”
“Gak, aku Cuma cape akhir-akhir ini aku mimpi buruk mulu”
“Mimpi? Wahh jangan-jangan lo mimpi…” Goda Roy
“Mesum lo!! Ya gak lah aku mimpi tentang kecelakaan sahabat kecilku” tutur Niken
“Ohhh”

Mereka berdua telah sampai dikelas dan Niken merasa ada yang aneh, bunga yang biasanya ada dimejanya hari ini sudah tidak ada lagi, sedikit bingung namun Niken tidak mempedulikannya, Natasya yang baru masuk kekelas bersama Boy menghampiri Niken

“Ken kamu udah tau bakalan ada anak baru?” Tanya Natasya
“Gak tuh, kenapa emang?” Tanya Niken
“Wahh parah kamu, katanya ada 2 orang dan mereka dari amrik loh”
“Terus ? aku harus bilang waw dan loncat-loncat gitu?”
“Isshh Niken mah seneng dikit ke”
“udahlah beb baru dari amrik dong juga” celetuk Boy yang cemburu
“Nah emang kenapa masalah buat lo gitu?” Tanya Natasya
“Beb, jangan bilang kamu lupa aku pacar kamu sekarang”
“Ia apa ? ko aku lupa?”

Niken yang mendengarnya hanya tertawa karena Natasya memang mempunyai penyakit pikun yang parah namun herannya ia hanya lupa dengan siapa pacarnya.

“Ken benarkah dia pacarku?” Tanya Natasya pada Niken

Niken hanya mengangguk tanda membenarkan

“aahh Boy maaf aku lupa” rengek Natasya
“Ya ya” Jawab Boy

Bel telah berbunyi menandakan waktu pelajaran telah dimulai. Dan benar saja ada 2 orang murid baru yang dating kekelas Niken bersama kepala sekolah.

“Baik anak-anak saya akan memperkenalkan teman baru untuk kalian, kalian berdua perkenalkan diri kalian” perintah pak kepala sekolah

“Hai semua namaku Stefan Alexandrio, aku dari amerika dan senang bertemu kalian” Ucap Stef dengan ceria dan bersemangat

“Hai aku Marchel Andrio, salam kenal” Ucap Marchel dengan ketus dan dingin

Niken yang mendengar nama Marchel hanya bisa kaget dan shock, laki-laki yang menolongnya kemarin akan menjadi temannya dan namanya sungguh mirip dengan teman masa kecilnya.

“Kalian bisa menduduki tempat yang kosong” Ucap Pak kepala sekolah.

“Baik pak”

“Kalian semua tolong bersahabat dengan mereka berdua dan jangan rebut, tunggu guru yang mengajar”

“baik Pak” jawab serempak murid-murid

Mata Niken tak pernah lepas dari sosok Marchel

“Mungkinkah? Mungkinkah dia?” ucap Niken dalam hati


*Bel istirahat*

Niken masih dengan serius mencatat pelajaran, bahkan sampai Natasya mengajak Niken ke kantin ia tak mau. Niken berada dikelas bersama Marchel, diam-diam Marchel melihat keseriusan Niken dan tersenyum.

“Yahh selesai” Ucap Niken dan melihat dikelas hanya dia dan Marchel, Niken memberanikan diri mendekati marchel

“Hmm, makasih buat yang kemaren. Marchel apa sebelumnya kau pernah tinggal di Indonesia?” Tanya Niken dengan hati-hati.
Namun bukannya menjawab Marchel malah berdiri dan mendekatkan dirinya pada Niken,

“Chel ? aku Tanya apa kamu pernah tinggal di Indonesia sebelumnya?” Tanya Niken lagi
Marchel hanya tersenyum dan menarik Niken dan mencium lembut bibirnya, sontak Niken yang diperlakukan begitu shock dan mematung, marchel yang melihatnya hanya tertawa gelid an berkata “Hai Ken long time no see, dulu dan sekarang kau tetap cantik” 




Benarkah itu Marchel yang dahulu?
Ataukah bukan?
Tapi mengapa ia hanya melihat Niken dari jauh dan tak bisa mengatakan isi hatinya?

Kenapa wajahnya terlihat sedih saat memandang Niken yang menangis?

Well cerita ini masih bersambung..
Nantikan Kisah Niken selanjutnya chingu..
Terimakasih...

Rabu, 15 Mei 2013

Companions of love and revenge Part 1



Benarkah dalam hubungan persahabatn antara lelaki dan wanita itu tidak ada?
Benarkah hubungan itu akan menimbulkan cinta diantara keduanya atau disalah satunya?
Benarkah demikian ? setujukah dengan teori ini?


Companions of love and revenge


Cerita dimulai dari kedua anak kecil yang terlihat sedang asik bermainan layangan.
“Ken, ayo pulang bersama, hari sudah sore nanti mama nyariin aku” Ucap anak laki-laki disebelah Niken
“Tidak, aku masih ingin bermain” Jawab Niken
“Ayo pulang Ken” Rengek bocah laki-laki itu
“Ia ia aku turunin dulu layangannya” Jawab Niken
“Kamu lama aku duluan aja”
“Tunggu jangan pulang sendirian!” Pinta Niken
Bocah laki-laki itu pun berlari, terpaksa Niken mengejarnya dan meninggalkan laying-layangnya, Niken berlari sambil berteriak memanggil anak itu
“Marchel tungguin aku” Teriak Niken
“Marchel !!”

Merekapun kejar-kejaran dan tanpa mempedulikan mobil yang lalu lalang didepan mereka. Dari kejauhan tampak mobil yang melaju kencang dan tidak terkendali, Niken yang terus mengejar Marchel tidak mempedulikan mobil yang lewat, saat Niken ingin menyebrang untuk mengejar Marchel tanpa menoleh Niken terus berlari dan mobil yang melaju kencang tidak dapat dikendalikan dan musibah tak bias dihentikan, Marchel yang melihat Niken akan tertabrak tak tinggal diam ia mendorong Niken dan akhirnya Marchel yang tertabrak dan terpental jauh. Terdengar suara teriakan Niken yang shock dan tak tau harus berbuat apa

“Marchel bangun MARCHEEELLL !!!” Teriak Niken

“Marchel !! Marchhhhhhhheeelllll !!!!!”


Dengan tubuh yang penuh keringat dan air mata terlihat gadis cantik yang bangun karena  bermimpi buruk. Gadis itu Niken yang sekarang telah menjadi gadis cantik dan duduk di bangku kelas 1 SMA.

“Tuhan kenapa aku bermimpi itu lagi akhir-akhir ini?” gerutu Niken

“Nikenn cepat bangun dan mandi nanti kau telat kesekolah!!!” Seru Ibu
“Ia bu” Jawab Niken dan bergegas mandi dan siap-siap untuk ke sekolah.

Niken bersekolah di SMA Bakti Ibu, sebuah sekolah yang terkenal dan memiliki murid yang banyak dan dari status social yang tinggi. Niken tumbuh menjadi gadis yang ceria baik hati namun tetap tomboy dan tidak seperti wanita lainnya yang pada usianya memakai kosmetik dan barang-barang yang girly abis, Niken kebalikannya ia tampil apa adanya tanpa make up dan barang-barang perempuan lainnya, Ia berangkat kesekolah dengan menggunakan topi yang menghadap kebelakang dan jam tangan kesayangannya serta tak lupa membawa sepedanya, Dengan ceria ia berangkat sekolah

“Bu aku pergi ya” jawab Niken
“Sarapan dulu”
“Tidak usah, mana bekalku?”
“Sudah ibu masukan tas”
“Baiklah bye bye muaah” Dengn mengecup pipi ibunya ia pergi
“Hei Princes kau lupa pada ayahmu?” Teriak ayah yang buru-buru turun dari kamar karena mendengar Niken berangkat kesekolah
“Bye bye ayah love you” Teriak Niken
“Ahh anak ini, ayah nya tidak dicium hanya ibunya yang dicium, malangnya” Rengek ayah
“Sudahlah dia buru-buru” jawab Ibu
“Tapi putrid kecilku kenapa dia tetap begitu tak bisahkah menjadi gadis normal lainnya?” Gerutu ayah lagi
“Sudah ayo makan” Ajak Ibu

Niken berangkat kesekolah dengan ceria saat ia melewati taman dimana dulu ia bermain layangan dia kembali mengenang masalalunya

“Ahh Marchel bagaimana keadaanmu? Setelah kejadian itu kau pergi dari Indonesia dan tak memberiku kabar sama sekali. Kau tau aku merasa bersalah sungguh benar-benar bersalah” Gerutu Niken
Dengan sedikit sedih Nikken pun pergi kesekolah dan terus mengayun sepedanya. Namun saat tiba disekolah Niken tersenyum senang karena dia melihat seseorang yang sudah dia agumi sejak lama, sejak saat dimana laki-laki itu menolongnya saat ia jatuh dari sepedanya dan menabrak mobil laki-laki itu, bukannya marah tapi laki-laki itu malah menghawatirkan Niken, Niken yang terus melamun dikagetkan dengan klakson mobil sahabatnya Natasya.

“Hei Sya bisa ga sih ga usah klaksonin aku?’ bentak Niken
“Haha, habisnya kamu pagi-pagi bengong, emang ngeliatin siapa sih?”
“heh, itu loh  Tomy ganteng banget aaaahhhhh sumpah seneng banget ngeliatnya” jawab Niken
“Yee dia mulu, nanti lo bias-bisa diserbu fans nya tomy baru tau rasa lo”
“Ga peduli yang penting aku suka banget sama dia”

Nikenpun memarkir sepedanya dan berjaln menuju kelasnya. Saat Niken dan Natasya sampai dikelas mereka dikejutkan dengan bunga mawar putih di meja Niken.

“Siapa lagi yang naro ini” Bentak Niken
“Ciieee Niken cewe tomboy yang ga pernah punya pacar akhirnya ada fansnya juga” ledek Natasya
“Sya cukup ya ini tuh udah keterlaluan sebulan berturut-turut aku dapet ini”
“Emang kenapa? Kamu ga suka? Buat aku aja sini”
“Sya kamukan tau aku paling suka bunga ini tapi kalo kaya gini caranya mah namanya peneroran tau gak sih lo, sumpah aku males banget kalo kaya gini”
“Udahlah lupain”


Bel menandakan pelajaran dimulai telah berbunyi, guru yang mengajarpun masuk, Niken yang terbilang anak yang rajin belajar dengan semangat dan selalu focus dengan apa yang disampaikan guru yang tengah mengajar.


Jam istirahat telah berbunyi Niken meletakkan bunganya diloker dan bias terlihat sudah banyak tumpukan bunga dilokernya dan sudah mulai melayu.

“Sya aku penasaran banget siapa sih yang naro ini?” Tanya Niken
“Entahlah mungkin Tomy?”
“Benarkah,, aaaaaa senangnya kalo memang itu dia”
“Jangan ngarep haha”
“Sya kamu mah “


Niken dan Natasya pergi kekantin dan mendapati Tomy sedang berbincang dengan wanita tercantik disekolahannya, gossip yang beredar mereka tengah menjalin kasih dan semua murid merestui mereka karena mereka terbilang serasi, namun Niken yang melihat itu sedikit cemburu namun ia memaksakan senyum dan berlalu melewati Tomy.


“Niken”
Terdengar sapaan yang tidak asing bagi Niken

“Ia Tomy ada apa?” Jawab Niken dengan malas karena ada Rika pacarnya Tomy
“Pulang nanti bisakan kita ngeband dulu?”
“Hmm gimana ya?”
“Ayolah udah lama kita gak ngeband, band kita juga fakum”
“Baiklah, jam berapa?”
“Gw tunggu sehabis pulang sekolah diruang music, gimana?”
“Baiklah, pastiin semua lengkap kalo gak aku gak mau.”
“Siipp tenang”


Nikenpun pergi dari kantin, Natasya bingung dengan sikap Niken yang ketus dengan Tomy padahal ia tahu kalau Niken sebenarnya menyukai Tomy. Namun Natasya tak pernah menanyakan alas an kenapa Niken bersikap seperti itu, karena ia takut sahabatnya akan marah jika dia membicarakan Tomy saat ini.

Jam pulang sekolah telah berbunyi, Niken bersiap-siap menuju ruang music
“Sya kamu gak mau ikut?”
“Yah maaf ken gak bisa aku udah ada janji sama Boy”
“haah kencan lagikah?”
“Ya begitulah hahah”
“Okelah, bye”
“Bye Niken”


Niken berjalan seorang diri menuju ruang music, dari kejauhan ia melihat Tomy sedang bermesraan dengan Rika, Niken hanya bisa menghela nafas,

“Aku cemburu tapi kenapa rasanya hany otakku aja yang tak menerima kenapa hatiku biasa saja? Ini aneh sungguh aneh , inikah yang dinamakan cinta atau hanya rasa kagum?” Gerutu Niken.

Nikenpun memasuki ruang musikdan melihat ada bunga mawar putih dan bertuliskan “ My Princes Niken” sontak Niken membanting bunga itu dan saat Niken membanting bunga itu 
teman-teman bandnya masuk.

“Kau kenapa?” Tanya Roy

“Bunga dari siapa ini?” sahut Boby

“Niken kau memiliki penggemar” teriak Tomy

“Cukup, aku muak ini tuh udah tepat sebulan dimana ada yang selalu mengirimiku bunga mawar ini dan itu membuatku takut” jawab Niken

“Apa sudah sebulan?” Tanya Tomy, Nikenpun hanya bisa mengangguk menandakan kebenarannya.


Latihan yang seharusnya berjalan dengan baik malah hancur dan tak karuan

“Cukup !! Niken lo tuh bisa ga sih maen gitarnya? Dari tadi salah mulu” Bentak Tomy

“Aku Cuma..” belum sempat Niken melanjutkannya Tomy sudah memotongnya

“Cuma lo gak bisa konsentrasi gara-gara bunga itu? Lo tuh norak banget sih. Oh ia gw lupa lo gak pernah nerima bunga dari cowo sih, gimana mau nerima pacaran aja gak pernah” Celetuk Tomy yang membuat Niken sakit hati

“Apa kamu bilang? Tega banget kamu ngomong kaya gitu, emang kamu fikir kenapa aku gak bisa pacaran? Itu semua gara-gara kamu seandainya aku gak pernah suka sama kamu pasti aku bisa dapetin pacar!!” Bentak Niken

“Apa lo suka sama gw?” Tanya Tomy dengan heran

“ia dan aku pastiin mulai detik ini aku gak akan pernah suka sama kamu dan gak akan pernah mencintai kamu lagi titik, jangan pernah nyari aku lagi, aku keluar dari band ini. Kamu tuh egois emang aku gak tau tadi setelah kamu bermesraan dengan Rika kalian bertengkar dan sekarang kamu menimpahkan kekesalan itu sama aku?”

Dengan kesal marah dan kecewa Niken pergi meninggalkan ruang musik ...



Bagaimanakah kisah selanjutnya?
Nantikan kisah Niken oke ..
Makasih udah baca jangan lupa komennya ya..