Tampilkan postingan dengan label Kang Min Hyuk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kang Min Hyuk. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Juni 2015

Don't Love Me !! (Part 3)



Don’t Love Me !! (Part 3)

Author:
-Zaharah
Main Cast:
-Park Shin Hye
-Jung Yong Hwa
-Kim Woo Bin
Genre:
Sad Romance
Blogger:
zaharaharifin.blogger.com

Nama pemain autor gunakan hanya untuk keperluan cerita dan tidak ada sangkut paut dengan kehidupan nyata, cerita ini hanya fiktif belaka dan murni pemikiran autor tidak ada plagiat dari manapun. Mohon komentar dan kritiknya terimakasih, selamat membaca readers.

*****************************************************************************

Ketika cinta itu tumbuh lagi mungkinkah aku sanggup untuk mengatakan perpisahan? Sanggupkah aku memintamu untuk tak mencintaiku? Don’t Love me !! –Shin Hye 


***

Shin Hye yang terus menatap lurus kearah mainan yang berada ditaman seolah melihat bayangan ketiga anak kecil yan sedang bermain

“Eonni Oppa” Ucap anak kecil yang sedikit gemuk dan chubby  yang ternyata itu Shin Hye

“Yya Shinjie-ah kau lambat sekali” Ucap Seorang perempuan kecil sekitar berusia 8 tahun

“Eonni apa oppa akan meninggalkan kita?” Ucap Shin Hye

“Annio uri Shinjie-ah” Ucap perempuan itu yang tak lain adalah Eunjung

“Eunjung Eonni saranghae” Ucap Shin Hye dan mengecup pipi Eunjung

“Yya kalian sangat membuatku iri eoh” Ucap seorang namja yang tak lain adalah Shin Woo

“Oppaaa” Panggil Shin Hye dan berlari kearah Shin Woo

“Omo  uri Shinjie yeppo” Ucap Shin Woo dan mengecup pipi Shin Hye

“Shin Woo-ah bisakah kita berbicara?” Ucap Eunjung

“Waeyo?” Tanya Shin Woo dan terus bermain dengan Shin Hye

“Bisakah kau menjaga Shinjie untukku ?”

Shin Woo yang mendengar kalimat Eunjung menghentikan permainanya dan menatap Eunjung bingung

“Shinjie-ah kau bermain sendiri dahulu ne, oppa dan eonni harus berbicara” Ucap shin Woo lembut kearah Shinjie dan bergegas berdiri dan menuju Eunjung

“Apa maksudmu jungie-ah?” Tanya Shin Woo

“Oppa kau tahu aku dan Shinjie dibesarkan dipanti ini dan kau pun tahu aku dan Shinjie tak bisa terus berada disini” Ucap Eunjung dan mulai menitihkan air mata

“Lalu kenapa kau ingin menitipkan Shinjie padaku eoh?” Bentak Shin Woo

“Oppa aku tak mungkin terus berlari dan pindah panti terus menerus oppa” Ucap Eunjung

“lalu kau akan kemana?” Ucap Shin Woo menahan geram

“Oppa jagalah Shinjie seperti kau menjaga kami disini, aku akan pergi dari korea agar mereka takkan menemukan aku dan Shinjie” Ucap Eunjung memohon

“Tapii..” ucap Shin Woo dipotong Eunjung

“Oppa tak ada waktu untuk berfikir, kau harus menjaga Shinjie, aku mohon ubah namanya menjadi Shin Hye oppa” Ucap Eunjung

“Lalu bagaimana denganmu?” Tanya Shin Woo

“Aku akan ikut dengan orang tua asuhku oppa mereka akan melindungiku, meski aku tahu mereka akan membuangku kelak, tapi aku mohon oppa lindungi Shinjie” ucap Eunjung memohon

“Huffh, baiklah aku akan menjaganya” pasrah shin Woo

“Gomawo oppa aku sangat berharap padamu” ucap Eunjung dan memeluk Shin Woo 

“Jaga dirimu ne, kau harus kembali kelak” Ucap Shin Woo dan membalas pelukan Eunjung

“Pasti oppa pasti aku akan kembali” Ucap Eunjung dan tersenyum manis kearah Shin Woo

“Shinjie-ah” Ucap Eunjung yang melihat Shin Hye menatap mereka

“Eonni, oppa” Ucap Shin Hye dan menghampiri mereka

“Eonni kenapa menangis?” Tanya Shin Hye polos

“Annio, Shinjie tidak boleh nakal harus menyayangi dan menuruti apapun kata oppa mu ne?” Pesan Eunjung

“Eonni gajima” Ucap Shin Hye seketika yang mampu membuat air mata Eunjung dan Shin Woo jatuh

Ya meskipun Shin Hye masih terbilang kecil tapi ia memiliki IQ yang tinggi dan mampu mencerna setiap kejadian dan ucapan yang dilontarkan oleh orang-orang.

“Eonni akan kembali kau jangan nakal ne” Ucap  Eunjung dan memeluk erat Shin Hye

“Eonni gajima, jebal gajima” Ucap Shin Hye dan menangis keras

Eunjung melepaskan pelukannya dan mengecup pipi Shin Hye dan kemudian pergi meninggalkannya dengan Shin Woo

“Oppa jebal jaga Shinjie seperti kau menjaga ku” Ucap Eunjung dan mengecup Singkat pipi Shin Woo

“Eooooonnniiii gaaajiiimaaaa” Teriak Shin Hye dan terus menangis.

Terlihat Shin Hye yang telah tertidur dikamarnya menangis dalam tidurnya, keringat dingin membanjiri tubuhnya, rintihan isakan tangis terdengar dari bibir mungilnya

“Eonni, Eunjung eonni gajima gajiiimaaa, jebal gajimmmaaaa” Teriak Shin Hye dan terbangun dari tidurnya

Nyonya dan Tuan Park yang mendengar teriakan Shin Hye berlari kekamar Shiin Hye dan mendapati putrinya sedang menangis dan memeluk kakinya, Entah apa yang dirasakan Nyonya dan Tuan Park saat ini sedih takut iba bercampur menjadi satu.

Nyonya Park dan Tuan Park mulai memeluk Shin Hye berharap dapat memberikan kekuatan untuk putrinya ini.

“Shinjie-ah waegeurae?” Tanya Tuan Park lembut

“Appa Eomma, Eonni..” Ucap Shin Hye dalam tangisnya

Nyonya dan Tuan Park yang tahu dengan kondisi Shin Hye saat ini setelah ia menyebut kata Eonni, kata yang akan membuat Shin Hye dan Shin Woo menangis seketika.
Ya mereka mengetahui benar apa yang terjadi dengan Shin Hye Shin Woo dan Eunjung, bagaimana Eunjung memohon kepada Nyonya dan Tuan Park agar mereka mengadopsi Shin hye dan menyelamatkan hidup Shin Hye.

“Tenanglah uri Shinjie kami akan selalu melindungimu” Ucap Tuan Park yang dapat menenangkan Shin Hye

Shin Hye Pov

Eomma Appa mianhae, mianhae aku terus mengingat kejadian itu, mianhae terus membuat kalian khawatir mianhae Eomma Appa. Gomawo telah membuat hidupku berharga hingga saat ini, terimakasih karena kalianlah aku masih bisa tersenyum, gomawo kalian sudah memberikan kasih sayang yang tak pernah aku dapati, Gomawo….

Shin Hye Pov End

***

Shiin Hye sudah datang kesekolah pagi-pagi, ia sudah mengenakan baju olahraga dan siap berada dilapangan basket. Dengan sedikit pemanasan dan senyum ceria mampu membuat murid-murid Namja mengaguminya.

“AAAhhh sudah lama aku tak melakukan ini” ucap shin Hye dan berlari mengitari lapangan basket

Shin Hye Pov

Aku berlari seakan kenangan itu terus mengejarku, kenangan dimana ada aku Eunjung eonni Shin Woo oppa, mimpi malam kemarin terus mengingatkanku dan memberiku kenangan yang ingin aku lupakan, kenangan dimana Eunjung Eonni berjanji akan pulang dan bertemu dengan kami lagi, Eonni kau dimana? Bahagiakah kau dengan hidupmu sekarang? Bogoshippo Eonni

Shin Hye Pov End

***

Prok prokk

Bunyi tepuk tangan membuat Shin Hye berhenti berlari

“Daebak, kau ternyata tidak kabur  Nona Park Shin Hye” Ucap Yong Hwa meremehkan

“Hah hanya menghadapimu tak akan membuat seorang Shin Hye takut” Ucap Shin Hye bangga

Murid-murid yang tahu jika hari ini adalah hari bersejarah karena seorang anak baru mampu membuat Yong Hwa turun kelapangan untuk bertanding, sungguh hal yang amat fenomenal.

Jung Yong Hwa yang selalu terlihat keren dan bersikap dingin mampu terprofokasi oleh seorang yeoja.

“Daebakkk” Ucap semua murid yang melihat Yong Hwa dan Shin Hye dilapangan

“Ingat pertaruhan kita Nona park” Ucap Yong Hwa

“Tak akan aku lupakan dan kau perlu perlindungan teman-temanmu saat kau kalah dariku Tuan Jung” Ucap shin Hye meremehkan

“Yya  park  Shin Hye” Panggil Woo Bin dan mendekati Shin Hye

“Op..oppa” ucap Shin hye dan berusaha menghindar dari Woo Bin

Sebelum Shin Hye mampu menghindari  Woo Bin dengan cepat menarik tangan Shin hye dan merangkul pinggang Shin hye dengan erat

“Oppa neo micheosseo?” teriak Shin Hye

“KYYYYYYAAAAAAAAAAAAAAA” Teriak murid yeoja yang histeris melihat Woo Bin memeluk Shin Hye

“Kau harus mendapatkan hukuman atas perbuatanmu kemarin” Ucap Woo Bin dan melepas pelukannya kepada Shin Hye

“Oppa mian” Ucap Shin Hye seraya mengeluarkan jurus aegyo nya

“ANDWEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE” Teriak murid namja yang melihat kecantikan Shin Hye

Yong hwa yang melihat kedekatan itu terasa sakit didadanya dan mengepalkan tangannya dengan kuat

“Yya kau  ingin bermesraan atau bertanding denganku Nona Park” Ucap Yong Hwa dan menarik Shin Hye menjauh dari Woo Bin

“Yya lepaskan” Ucap Shin Hye dan melepaskan tangan Yong Hwa

“Jika kau kalah kau harus menjadi budakku dan jika aku kalah aku yang akan menjadi budakmu” Ucap Yong hwa yang membuat Shin Hye membesarkan matanya

“Yya tidak ada perjanjiannya” ucap shin Hye

“Tapi sekarang ada” Ucap Yong Ha santai.

“Haisshh” dumel Shin Hye

“Mwo? Yong apakah itu tidak keterlaluan eoh?” Tanya Woo Bin yang tak terima

“Wae? Kau berfikir Shin Hye akan kalah dariku Woo Bin-ah?” Ejek Yong Hwa

“Yya oppa kau berfikir aku akan kalah eoh?”  tanya Shin Hye kesal

“Annio Shinjie-ah hanya saja aku fikir pertaruhan itu tidak adil untukmu” Jelas Woo Bin dan mengelus pucuk rambut Shin Hye

“Gomawo Oppa” Ucap Shin Hye dan tersenyum lembut kearah Woo Bin

“Haaa uri Shinjie yeppooo” Ucap Woo Bin gemas dan memeluk Shin Hye lagi lebih errat

“YYAA KALIAN HAISSH JINJA” Ucap Yong Hwa kesal

***

Pertandingan dimulai, pertandingan yang awalnya semua murid memastikan Yong Hwa yang akan menang dan lebih unggul ternyata dikejutkan dengan permainan Shin Hye yang sangat gesit dan lincah seperti pemain profesional.

 Sungguh tak terkira Park shin Hye yang seorang yeoja mampu mengimbangi permainan Yong Hwa bahkan mampu membuat Yong Hwa mengeluarkan semua kemampuannnya. Selisih poin tak terlalu jauh kini Shin Hye yang terpaut dua poin dari Yong Hwa namun menit berikutnya Yong Hwa yang terpaut 2 poin dari Shin Hye.

Permainan terus berjalan tanpa ada yang mau mengalah sedikitpun, nilai keduanya sama sampai 5 detik terakhir Shin Hye melempar bola kearah keranjang semua mata menantikan apakah masuk atau tidak, Semua murid berharap Yong Hwa menang karena bisa melihat Shin Hye menjadi budak Yong Hwa namun tak dipungkiri sebagian ada yang berharap Shin Hye yang menang agar Yong Hwa merasakan malu.

Bola terus mendekati jarring dan apa yang terjadi

“KKKYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA” Teriak semua Murid

***

Shin Hye berjalan diikuti Yong Hwa yang membawakan semua barang shin Hye

Yya benar sekali, pertandingan itu dimenangkan Shin Hye dengan selisih yang tak jauh.
Yong Hwa yang merasa malu karena kalah dari seorang yeoja hanya bisa pasrah dan menerima hukuman yang ia lontarkan sendiri.

Pantang baginya untuk menarik semua kata-katanya

Shin hye dan Yong Hwa memasuki kelas bersamaan dan mendapat tatapan kagum dari seisi kelas

“Daebak, Shin Hye benar-benar luar biasa” Ucap Krystal

“Ya tentu dia bisa mengalahkan Yong Hwa, dia adalah kapten dari tim basket putri busan yang tahun lalu bisa memenangkan kejuaraan internasional di Jepang” Ucap Ji Woon tanpa menolehkan pandangannya  kearah shin Hye

“Mwooo??” pekik Yong Hwa

Shin Hye yang mendengar itu hanya bisa tersenyum sinis kearah yong Hwa

“Mati kau Jung Yong Hwa” Ucap Jung Shin yang langsung mendapatkan tatapan maut Yong Hwa

“Kau curang Shin Hye-ah, kau tak pernah bilang kalau kau kapten dari tim basket putri” Ucap Yong Hwa

“Pentingkah buatku memberitahumu? Aku tak pernah meminta kau untuk bertanding, bukankah kau yang ingin bertanding denganku ?” tanya Shin Hye seketika dan mampu membuat Yong Hwa terdiam.

Woo Bin yang sudah melihat Shin Hye dan Yong Hwa dari tadi dipinggir pintu masuk dan mendekati Shin Hye

“Uri Shinjie daebak” Ucap Woo Bin mengagetkan semuanya

“Yay Oppa kenapa kau disini eoh?” tanya Shin Hye yang heran dengan kedatangan Woo Bin yang tiba-tiba

“Wae kau tak suka melihat oppa eoh?” Tanya Woo Bin

“Annio, aku tidak suka karena kau amat menggangguku oppa” Ucap Shin Hye sinis

“Aiggoo kau lucu sekali eoh” Ucap Woo Bin dan mencubit pipi Shin Hye gemas

“Appoo” Ucap Shin Hye

Yong Hwa yang melihat kedekatan Woo Bin dan Shin Hye benar-benar marah Yong Hwa mulai mengepalkan tangannya ingin rasanya memukul namja yang berani menyentuh Shin Hye

“Lepaskan dia Woo Bin-Ssi” Ucap Yong Hwa yang tak tahan dengan kedekatan mereka

“Wae?” Ucap Woo Bin yang tak mengerti

Shin Hye yang bingung hanya bisa menggelengkan kepalanya.

“Oppa kembalilah kekelasmu sebentar lagi jam pertama dimuai” usir Shin Hye pada Woo Bin

“Geurae tapi besok aku akan memberi kejutan untukmu” Ucap Woo Bin dan mengelus pucuk kepala Shin Hye

“YYA neo!!” Ucap ShinHye yang kesal dengan perlakuan Woo Bin

“Sampai bertemu nanti uri Shinjie” Ucap Woo Bin dan bergegas pergi dari kelas itu.

Yong Hwa yang sudah duduk disebelah Shin Hye melipat tangannya ke dadanya

“Jangan pernah kau dekat dengan namja  lain disini” Ucap Yong Hwa pada Shin Hye
Shin Hye yang tidak paham dengan perkataan Yong Hwa hanya bisa menatap mukanya dengan bingung

“Kau bilang apa ? aku tak mengerti” Ucap Shin Hye

“Kau hanya milikku” Ucap Yong Hwa seraya menatap mata Shin Hye dan tersenyum manis 


***
Pelajaran telah dimulai, Shin Hye yang masih memikirkan ucapan Yong Hwa hanya bisa bengong dan sesekali mencoret-coret bukunya seakan ia asik dengan dunianya sendri, sesekali Shin Hye melirik kearah Yong Hwa.

Shin Hye Pov

Apa tadi dia bilang aku miliknya? Apa artinya itu mungkinkah…?? Tanyaku dalam hati, ku gelengkan kepalaku mencoba menepis sebuah fikiran yang terlintas dikepalaku.
Perasaan bahagia ini mendengar kata-katanya tapi ada juga kekhawatiran serta ketakutan, oh Tuhan jangan biarkan tembok yang aku pasang runtuh Tuhan, jangan biarkan siapapun memasuki hatiku lagi Tuhan.

Yong jebal biarkan jika memang aku mulai menyukaimu akan aku pendam rasa itu sendiri tapi aku mohon Yong jangan pernah berusaha memilikiku bahkan aku akan dengan jelas berkata jangan cintai aku karena aku tak ingin kau terluka. Jebal Don’t Love Me !!

Shin Hye Pov End

***

Jam pelajaran telah usai dan sebagian murid sudah berlari keluar meninggalkan sekolah, sungguh hari yang melelahkan untuk Shin Hye.

“Kajja kita pulang” Ucap Yong Hwa dan menarik tangan Shin Hye

“Mmm Yong sebenarnya itu mm” Ucap Shin hye bingung

“Wae?” Tanya Yong Hwa

“Mm kau tak perlu mengantarku karena aku akan pulang sendiri” Ucap Shin Hye

“Aku akan mengantarmu kemanapun” Ucap Yong hwa

“Ann..andwee” Ucap Shin Hye melarang

“Tanpa protes kau tidak boleh pergi sendiri banyak orang jahat diluar untuk anak kecil sepertimu” Ucap Yong Hwa dan menarik tangan Shin Hye

“Mwo?? Siapa yang kau bilang anak kecil eoh?” Tanya Shin Hye sedikit marah dan memberontak 

Yong hwa seketika memberhentikan jalannya dan membalikkan badannya kearah Shin Hye

“Kau tak tahu eoh? Kau itu yang terlihat seperti anak bayi yang kehilangan induknya” Ucap yong hwa meledek

“HAISH NAPPEUN!!” Ucap Shin Hye dan memukul keras lengan Yong Hwa

“Appo..” Rintih Yong Hwa dan mulai menarik tangan Shin Hye terus

“YAAA JUNG YONG HWA!!” Protes Shin Hye tak didengarkan sma sekali oleh Yong Hwa.

Shin Hye dan Yong Hwa terus berjalan melewati setiap ruang kelas dan murid-murid yang senantiasa melihat mereka bak Pangeran dan Putri.

***

Shin Hye dan Yong Hwa sudah berada didalam mobil, Yong hwa yang melihat Shin Hye hanya diam dan tidak memakai sabuk pengamannya berinisiatif memakaikan sabuk pengaman ke badan Shin Hye agar iya aman.

Yong Hwa yang mengenakan Sabuk pengaman dibadan Shin Hye, jarak mereka sangat dekat.

Yong Hwa yang menyadari itu menatap Shin Hye dengan tatapan yang tak bisa diartikan.
“Yong..” Panggil Shin Hye


Yong Hwa Pov

Aku memasangkan sabuk untuknya aku tak menyangka akan setakut ini, tapi entah mengapa aku ingin sekali menatap matanya melihat semua yang ada diwajahnya, aku melihat Shin Hye menatapku.

Haaaaa selalu seperti ini dan seperti ini, setiap kali aku menatap matanya setiap kali aku didekatnya selalu saja hati ini berdegup kencang, mungkinkah ini yang dirasakan Hyukkie saat bersama Krystal.

“Yong..” tiba-tiba ia memanggilku.

Mungkinkah dia merasakan degup jantungku ? atau mungkinkah ia akan memintaku untuk menciumnya??

Kenapa tatapannya dan suaranya sangat menggoda, aargghh Park Shin Hye kau membuatku gila

Yong Hwa Pov End

***

“Yong..” Ucap shin Hye sekali lagi

“Hmm” Jawab Yong Hwa tetap menatap Shin Hye

“Yong apa yang kau lakukan eoh?” Tanya Shin Hye

“Shin Hye-ah?” Ucap Yong Hwa

“Wae?” Ucap Shin Hye sedikit takut dengan tatapan Yong Hwa

“Kau sungguh terlihat sangat ..” Ucap Yong Hwa menggantung dan mendekatkan wajahnya ke wajah Shin Hye

“Yo..Yong kau mau apa?”

“Shin Hye-ah kau benar-benar sangatt terlihat gendut” Ucap yong hwa dengan ekspresi datarnya dan menjauhkan dirinya dari Shin Hye

“YYA KAU MAU MATI EOH?” bentak Shin Hye

“Hahaha kau terlihat lucu saat kesal Shin-ah” Ucap Yong Hwa

“Neo jeongmal nappeun” Ucap Shin Hye dan mempaut bibirnya namun seketika senyum tipis mengembang di bibirnya.

Yong Hwa melajukan mobilnya menuju arah yang Shin Hye minta, sesekali Yong Hwa melirik Shin Hye dan begitu juga dengan Shi Hye.

***

Perjalanan yang mereka tempuh lumayan jauh dari tempat mereka bersekolah.
Shin Hye yang masih setia memandangi luar jendela terus memberikan arah kepada Yong Hwa.

Dan tibalah mereka ditempat penyimpanan abu, Yong Hwa yang bingung kenapa Shin Hye pergi kesini hanya bias mengikuti kemanapun langkah kaki Shin Hye hingga Shin Hye berhenti berjalan dan melihat sosok namja yang mereka kenal.


“Oppa” ucap Shin Hye lirih namun mampu didengar namja itu

“Shinjie-ah” Panggil namja itu yang tak lain Woo Bin

“Kau ikut kemari Yong” Ucap Woo Bin sinis

“Wae ? aku hanya mengantarnya” Jawab Yong Hwa datar

“Ck alasan bukan kau bermaksud memonopoli Shin Hye?” Ucap Woo Bin telak kearah Yong Hwa

Yong Hwa yang merasa kalah jika berdebat dengan Woo Bin hanya mengangkat bahunya acuh dan mendekat kearah Shin Hye yang sedang berbicara dengan abu Shin Woo

“Oppa kau tahu betapa kau sangat jahat padaku? Bahkan aku belum mengatakannya padamu isi hatiku yang sebenarnya, betapa aku sangat mencintaimu oppa, hanya kau yang ada dihatiku oppa. Kau pelindungku kau yang selalu menghangatkanku selalu mejagaku, oppa hiks hiks kenapa kau pergi secepat ini kenapa kau tak mengajakku oppa?” Ucap Shin Hye parau

Woo Bin dan Yong Hwa hanya bias melihat dengan iba Shin Hye yang menangis dan terlihat sekali sisi lemahnya.

“Oppa apa kau tahu semalam aku bermimpi mengenai eonni lagi oppa, oppa apa eonni akan kembali ? oppa apa aku bias melihat eonni sebelum aku menyusulmu oppa?” Ucap Shin Hye dengan linangan air mata yang terus membasahi pipinya
Woo Bin yang sudah mengerti kondisi Shin Hye yang sebenarnya hanya bias memeluknya mencoba memberi  kekuatan.

 Yong Hwa hanya diam mencoba mencerna semua ucapan Shin Hye dan mencoba melihat sisi lemah Shin Hye, yeoja yang terlihat selalu ceria menyimpan kenangan yang pahit.

***

Mereka bertiga sudah berada dikedai tidak jauh dari tempat abu Shin Woo. Shin Hye yang sudah berhenti menangis sedang asik melahap ice cream vanillanya dan memegang satu balon berbentuk hati yang Woo Bin belikan.

“Ckck bukankah aku benar menyebutmu bayi” Ucap Yong Hwa seketika karena gemas melihat tingkah Shin Hye

“makanlah yang banyak Shinjie jika itu membuatmu tenang, atau perlu oppa belikan balon lebih banyak?” Tanya Woo Bin dan memandang Shin He dengan penuh kasih sayang

“Annio oppa ini sudah cukup kau akan membuatku gendut” Ucap Shin Hye manja

“Cih menyebalkan wajahmu itu” Ucap Yong Hwa yang melihat Shin Hye bersikap manja pada Woo Bin

“Kau selalu mencibir ya ? pantas mukamu terlihat seperti ajhussi “ Ucap Shin Hye dan membuat tawa Woo Bin pecah

“Neo!!” bentak Yong Hwa dan  berdiri

“kau pulanglah dengan Woo Bin aku lelah” Ucap Yong Hwa pada Shin Hye dan pergi meninggalkan Shin Hye

“Tapi Yong..” Ucap Shin hye terpotong karena Woo Bin menghentikannya

“tak apa oppa akan mengantarkanmu pulang” Ucap Woo Bin lembut

“Tapi oppa tasku ada dimobilnya” Ucap Shin Hye sedih

“Taka pa besok pasti Yong Hwa membawanya” Bujuk Woo Bin dan dianggukan oleh Shin Hye.

***

Pagi hari Shin Hye berangkat diantar supir, Shin Hye terus memainkan ponselnya dan tak memperhatikan jalanan seperti biasanya.

“Non kita sudah sampai” Ucap sopir Shin Hye

“Ahh maaf ajhussi” Ucap Shin Hye yang dibalas senyuman oleh Choi ajhussi

“ajhussi tak perlu menjemputku nanti aku pulang bersama Woo Bin oppa eomma yang memintanya” Ucap Shin Hye sebelum turun dari mobil yang dijawab anggukan oleh Choi Ajhussi.

“Kau ini pelit sekali ucapan” canda Shin Hye dan berlalu dari mobil itu.

Shin Hye yang memasuki gerbang sekolah sudah melihat Yong Hwa bediri tak jauh dari gerbang dan menenteng tas milik Shin Hye.

Shin Hye hanya tersenyum dan melangkah kearah Yong Hwa

“pagi Yong” Ucap Shin Hye dan memamerkan senyum manisnya

“Kau tak bisa datang lebih pagi eoh?” Tanya Yong Hwa kesal

“Aiggo ada apa dengan rambutmu eoh?” Tanya Jung Shin seketika 

“Ahh Yong aku baru d=sadar kau memotong rambutmu?” Tanya Shin Hye 

“Ya biar tidak seperti ajhussi” Ucap Yong Hwa dan berjalan meninggalkan dua orang yang tengah menahan tawa

“Siapa yang berani menyebutnya ajhussi?” Tanya Jung Shin

“aku kemarin” Ucap Shin hye polos

“MWOO?!” pekik Jung Shin tak percaya dan melotot kearah Shin Hye.

Shin Hye yang risih melihat Jung Shin menatapnya seperti itu hanya bias menggeleng dan berlalu pergi.

Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang mengawasi mereka.

“Shinjie-ah kaukah itu sayang?” Ucap seorang yeoja didalam mobil

“Oppa apa benar itu Shinjieku?” Tanyanya lagi kepada seseorang yang duduk disampingnya

“Hmm Jungie dia Shinjie mu chagi” Ucap Namja itu dan mengelus pucuk kepala Jungie

“Gomawo oppa sudah menemukannya, saranghae” Ucap Jungi dan memeluk namja itu

“Apapun aku lakukan untukmu” Ucap namja itu dan mencium kening Jungie.

***

Jam pelajaran telah selesai Shin hye yang berniat pergi ekantin ditahan oleh Yong Hwa dan menariknya kea tap sekolah.

“yong apa yang kita lakukan disini?” Tanya Shin Hye polos

“aku juga tidak tahu” ucap Yong Hwa

“Mwo?!” Ucap Shin hye melayangkan tatapan tak percaya pada Yong Hwa

 “Sudahlah liat saja kedepan jangan menatapku seperti itu aku tau aku tampan” Ucap Yong Hwa dengan kenarsisannya

‘narsis sekali” Ucap Shin Hye dan memalingkan wajahnya ke depan dan mencoba berkomunikasi dnegan angin.

Shin hye menutup matanya dan merasakan angin yang menerpa wajahnya terukir senyum diwajah cantiknya, senyum tanpa beban seoah kini ia membiarkan angin membawa bebannya

“Yeppo..’ gumam yong Hwa dan memandang wajah Shin Hye terus menerus

“Shin-ah” Ucap Yong Hwa

“Hmm” Ucap Shin hye tanpa membuka matanya

“Saranghae” Ucap Yong hwa seketika

Shin Hye yang mendengar penuturan Yong Hwa membuka matanya cepat, terlihat mimic wajah Shin Hye berubah.

“Yong kau bercanda eoh?” Tanya Shin hye berusaha setenang mungkin

“Tidak aku serius” Ucap Yong Hwa dan menatap mata Shin Hye dalam

“Yong.. mian” Ucap Shin Hye sedih dan berlalu dari tempatnya semula

Yong Hwa yang kaget dengan jawaban Shin Hye mengepal kuat tangannya, sebelum Shin Hye berhasil membuka pintu atap Yong Hwa menarik tangan Shin Hye dan memeluknya erat.


“Wae?” Tanya Yong Hwa frustasi

“Aku tidak bias mencintaimu Yong” Ucap Shin hye parau

“Kau berbohong” Ucap Yong Hwa lagi

‘Aku melihat dimatamu yang sebenarnya Shin Hye-ah”

“Kau salah Yong aku tak pernah bias mencintaimu dan tak akan aku biarkan seseorang memasuki hatiku” Ucap Shin hye disela isakannya.

“Kau tak bias terus seperti ini” Ucap Yong Hwa dan menatap mata Shin hye dalam

“Aku tidak bias aku tidak ingin kau terluka” Ucap Shin hye dan menundukkan kepalanya
“Apa yang membuat aku akan terluka jika kau jujur dengan perasaanmu?” Tanya Yong hwa tajam

“Ka..ka..karena aku tak mencintaimu” Ucap Shin Hye gugup
 
Yong Hwa yang kesal menarik kepala Shin Hye dan mendaratkan ciuman dibibir Shin Hye singkat

“kau berbohong” Ucap Yong Hwa dengan senyum evilnya

Shin Hye yang terkejut hanya bisa membulatkan matanya.

Yong Hwa yang tau Shin Hye terkejut  hanya bisa tersenyum dan mulai menciumnya lagi kali ini ciuman yang lama tanpa penolakan dari Shin Hye, perlahan tapi pasti Shin Hye membalas ciuman Yong Hwa.


****

Yaaa akhirnya aku bisa terusin ni cerita, maaf readers kalo alurnya kecepatan dan masih banyak yang belum dipahami, saya sempet down dan bingung dengan alur yang harus saya buat.
Mana pekerjaan saya dikantor lagi numpuk alhasil jadi terlambat banget
Maaf banget ya readers, entah masih ada yang nunggu apa ngga ini cerita hehe
Terimakasih buat semuanya sekali lagi mohon maaf..
Banyaknya Typo mohon dimengerti ya gaysss maaf sekali lagi hehe
See you next time…

Rabu, 03 September 2014

When Love Back Again (OneShoot)


Main Cast : 

- Park Shin Hye
-Jung Yong Hwa
-Kim Woo Bin

Cast:

-Kang Min Hyuk
-Lee Jeong Hyun
-Lee Jung Shin
-Seo Hyun

Type: Squel

Genre: Romance

Ratting : PG 16

Disclaimer

Cerita ini hanya fiktif dan karangan semata, jikapun nama tokoh itu sama dengan kehidupan nyata, memang nama tokoh saya pinjam untuk kheperluan cerita tidak ada sangkut paut dengan kehidupan nyata nama tokoh.
Cerita ini murni pemikiran saya sendiri tidak ada unsur plagiat. Terimakasih atas kerjasamanya dan dilarang mengcopy tanpa seizin author.

Happy Readding Guys ..

**************************************************



-Terkadang kita akan mendapatkan cinta yang   sejati setelah kita melalui badai yang sulit, kita dapat bersatu dengan seorang yang kita cintai dengan bersatu untuk melawan badai itu bukan melepasnya dan menerpa badai itu sendiri, Tuhan yang kita fikir tidak adil sebenarnya sangat adil hanya kita sebagai manusia yang tidak mengerti keadilan Tuhan kita-

Angin berhembus menerpa wajah seorang yeoja yang sangat cantik. Ia memejamkan matanya merasakan angin dan suara desiran ombak yang menenangkan hatinya. Terukir senyuman indah dibibir mungilnya.

"Shin-ah kajja!" Teriak seorang wanita paruh baya kepada yeoja yang tengah asik menikmati anugrah Tuhan yang indah.

"Ne haelmonie aku segera datang" ucapnya dengan senyum yang terus ia berikan untuknya dan untuk semua orang

Shin Hye Pov

Oppa apa kau tahu kini hidupku berjalan lagi, berjalan dengan tawa dan canda lagi Oppa. Tapi Oppa apa kau tahu hatiku terasa kosong, ada sejuta kerinduan dihati ini untukmu, aahh apa aku gila masih merindukanmu yang telah memiliki wanita lain ? Tapi Oppa hatiku masih terus memintamu untuk kembali Oppa. Hanya kau yang bisa mengisi hatiku dengan kehadiranmu.

Flasback

"Shin-ah" ucap seorang namja didepannya.

"Ne Yong-ah" jawabnya dilihat raut wajah namja itu yang penuh kesedihan digenggam tangan namja itu dengan kehangatan yang ia punya, ditatap mata namja itu lebih dalam lagi sunggu menyedihkan, rasa sakit yang teramat menusuk hatinya.

"Aku harus menerima pernikahan itu, apa yang harus aku lakukan ? Jika tidak nyawaku dan keluargaku akan terancam apa yang harus aku lakukan Shin-ah ?" Ucap Yong Hwa lirih dibenamkan kepalanya dipundak Shin Hye berharap ada kekuatan yang dapat membuatnya bangkit lagi.

"Apa tak ada cara lagi selain pernikahan Yong ? Tanya Shin Hye dengan nibir yang bergetar menahan tangis.

"Mulla kurasa tidak"

"Lalu bagaimana denganku?"

Duaarrr !! Bagai tersambar petir tepat dihatinya. Kalimat itu yang tak ingin ia dengar, kalimat itu yang amat sangat menyakitkan baginya. Bagaimana ia bisa menatap yeoja itu lagi saat ia tahu amat sangat tahu bagaimana pengorbanan yeoja yang sekarang tepat dihadapannya ini, pengorbanan yang tak bisa ia balas saat dimana ia selalu setia dan mengerti semua keadaannya. Dilingkarkan tangannya kepinggang Shin hye dipeluk erat tubuh mungil shin Hye seakan ia takut kehilangan yeoja ini tapi ia juga tak mampu menjawab pertanyaan yeoja yang sangat dicintainya ini.

Shin Hye seakan tahu kebimbangan Yong hwa, air mata tak sanggup ia bendung lagi keputusan yang berat yang akan dia ambil untuk kebaikan semuanya.

"Yong.. menikahlah dengan gadis itu"  ucap Shin Hye dengan nada berat.
Yong Hwa yang mendengar itu tentu kaget dan melepaskan pelukannya

"A..apa yang kau katakan eoh ?" Ucapnya dengan nada tak percaya

"Yong bukankah kau juga tahu kalo tidak ada jalan lain ? Kau pun menyerah dengan keadaan ini ? Apa yang harus aku lakukan selain memintamu menikahinya?" Jelas Shin Hye dengan air mata yang sudah membasahi pipinya.

"Ta..tapi Shin aku tak bisa kehilanganmu" ucap Yong Hwa memohon

"Kalau begitu sanggupkah kau mempertahankanku Yong ?" Ucap Shin Hye dengan nada penekanan, mungkin terlihat egois namun bukankah wajar jika ia minta kepastian dan pertahanan dari namja yang ia cintai ?

"Shin-ah" hanya kata itu yang mampu Yong Hwa ucapkan.

"Yong jebal pergilah kalo memang ini sudah keputusanmu"

"Shin sudahlah aku tak mau membicarakan ini ne"

"Yong sampai kapan kau akan terus lari dan tak mau mengambil sikap eoh?" Ucap Shin Hye dengan kekesalan yang sudah tak bisa ia tahan lagi

"Shin kau tahu aku hanya mencintaimu tapi orang itu dia akan terus menekanku dan keluargaku, apa yang harus aku lakukan ? Aku benci ini Shin" terdengar jelas nada keputus asaan disetiap ucapan Yong Hwa

"Yong menikahlah dengannya jika itu bisa menyelamatkanmu dan keluargamu lepaskan aku Yong" pinta Shin Hye dengan ketegaran yang ia punya

"Shin tapi.."  cupp sebelum Yong hwa menyelesaikan ucapannya Shin Hye telah mendaratkan ciuman dibibir Yong Hwa ia menciumnya lembut seakan ini ciuman terakhirnya dengan namja ini.
Yong Hwa yang terkejut akan perlakuan Shin Hye yang terlalu tiba-tiba hanya bisa diam namun perlahan ia membalas ciuman Shin Hye dengan lembut, ditariknya dagu Shin Hye dilumatnya bibir mungil itu semakin dalam dan mereka berdua menikmati kehangatan itu, Shin Hye perlahan melepaskan ciuman itu.

"Yong ini prrtemuan kita terakhir, menikahlah dan jangam pernah mencariku , aku akan pergi dari hidupmu Yong" ucap Shin Hye tanpa mempedulikan reaksi Yong Hwa yang terkejut.
Diambilnya tas yang berada dimeja dan iapun pergi meninggalkan Yong Hwa yang masih terpaku karna keterjutannya, ia hanya bisa melihat Shin hye yang perlahan menjauh tanpa disadari air matanya menetes tepat dipipinya

"Shin-ah ... Shin-ah gajima... jebal gajimaaaaa!!!!!" Teriak Yong Hwa frustasi dan menjatuhkan dirinya kelantai ia runtuki dirinya sendiri betapa bodohnya ia melepaskan gadis yang sangat ia cintai

"Shin-ah... GAJIMAAAA !!!" Teriaknya lagi namun apa mau dikata Shin Hye telah pergi meninggalkannya, ia membenci kehidupannya ia membenci nasip yang ia alami ini.

2 bulan kemudian

"Chukae Hyung" ucap Min Hyuk enggan

"Ne Hyukie, gomawoyo" ucap Seo Hyun yang melihat Yong hwa tak membalas ucapan Min Hyuk
Ya tepat hari ini adalah hari pernikahan Yong hwa dan Seo Hyun,  namun tak ada raut kebahagiaan diwajah Yong Hwa dan keluarganya, mereka melakukan ini karna keterpaksaan. Yong Hwa yang terus menunduk dengan fikirannya sendiri terlihat bagaimana tertekannya dia saat ini.

"Yeobo.. lihatlah Yong Hwa,  dia sangat tertekan" ucap Nyonya Jung

"Ne arra, tapi apa yang harus kita lakukan ini juga demi kebaikannya atau kalau tidah nyawanyalah yang tak selamat" ucap Tuan Jung

Disatu sisi terlihat seorang yeoja turun dari taxi tepat di gedung pernikahan yang saat ini tengah meriah. Yeoja itu tampak cantik dengan gaun putih lengan pendek yang ia kenakan dan rambut yang ia gerai menambah kecantikannya.

"Yeobo i..itu S...shinjie" ucap Nyonya Jung yang melihat kearah yeoja yang baru datang itu.
Shin Hye terus berjalan mendekati tempat dimana pengantin berada.

"Shin-ah" panggil Tuan Jung

"Ne ajushi" ucap Shin Hye dan menunduk memberi hormat

"Shin kenapa kau datang ? Gwenchana ?" Tanya Nyonya Jung

"Aku ingin melihat oppa terakhir kalinya ahjuma "

"Mwo ? Memang kau mau kemana ?"

"Hanya ingin menghilang" ucap Shin Hye dengan raut muka sedih
Melihat Shin Hye yang sedih Nyonya Jung memeluknya, ingin sekali gadis didepannya ini menjadi menantunya namun apa mau dikata keadaan yang membuat semua ini terjadi, hanya kepedihan yang tertinggal sekarang.

"Shin mianhae" ucap Tuan Jung lirih
Shin Hye yang mendengarnya hanya bisa tersenyum dan berjalan pergi meninggalkan nyonya dan tuan Jung.

"Shin-ah" ucap Yong Hwa yang terkejut melihat yeoja yang amat dicintainya kini berada didepannya

"Oppa chukae" ucap Shin Hye dengan senyum yang dipaksakan

Degg !! Sakit itulah kata yang mampu dirasakan Yong Hwa kini, gadis yang sangat ia cintai memberinya sebuah ucapan yang amat mrnyakitkan.
Yong Hwa hanya bisa diam terpaku masih dengan kesedihannya, Seo Hyun yang melihat itu menatap tajam kearah Shin Hye seolah ingin memakannya.
Shin hye yang tahu jika dirinya tengah ditatap mulai mengalihkan pandangannya kepada Seo Hyun.

"Chukae Hyun-ah" ucap Shin Hye dengan bibir yang gemetar.

"Ne gomawo" balas seo Hyun dan mulai bersikap menyebalkan dengan menggandeng lengan Yong Hwa dan mencium pipinya. Shin Hye yang melihat itu memilih pergi dari tempat itu sebelum tangisnya pecah, sebelum ia datang kemari ia telah memutuskan untuk tidak menangis.

"Nonna kenapa kau datang kemari eoh ? Apa hatimu tak sakit?" Tanya MinHyuk

"Hyukie tolong jaga Oppa ne, aku harus pergi dari hidupnya mulai sekarang jangan hoarkan ia menangis ne" pinta Shin Hye

"Geundae nonna kau mau pergi kemana?"

"Tempat yang mungkin tak ada Yong Hwa nya"

"Tapi.."

"Aku pergi ne, anyeong Hyukie sampai berjumpa lagi" potong Shin Hye sebelum Min Hyuk menanyakan lebih jauh lagi.

Flashback off

Oppa bagaimana keadaanmu saat ini ?

Shin Hye Pov end

***

Seoul

Seorang namja tengah terduduk di taman yang cukup sepi, namja itu melihat langit dengan tatapan kosongnya.

"Shin - ah bagaimana kabarmu?" Gumamnya pelan.

"Hyung" Panggi Min Hyuk kepada namja didepannya yang terlihat sangat sedih dan mengenaskan dengan kehidupannya sekarang.

"Ne, Hyukie-ah " jawab Yong Hwa pelan

"Apa kau merindukan Nonna ?"  tanya Min Hyuk

Yong Hwa hanya diam dan tak menjawab pertanyaan Min Hyuk, tapi terlihat jelas bahwa ia merindukan yeoja yang ia cintai, meski hunbungannya dengan yeoja itu terbilang singkat namun tak bisa dipungkiri hatinya telah memilih yeoja itu.

Yong Hwa Pov

Shin-ah kau tau aku sangat merindukanmu, jeongmal bogoshipo Shin-ah.
Sudah  2 tahun lamanya aku tak melihatmu, melihat senyummu bahkan aku tak pernah tau bagaimana keadaanmu sekarang.

Flashback

Acara pernikahan telah selesai Yong Hwa berjalan menuju kamarnya, meski ia telah menikah ia memilih untuk menempati kamarnya sendiri dan tak satu kamar dengan istrinya.

"Yong-ah" Panggil Nyonya Jung

"Ne, eomma" Jawab Yong Hwa

"Kajja kita makan dulu chagi" Ajak Nyonya Jung yang melihat putranya tengah bersedih dan keadaannya sangat menyedihkan.

"Aniyo eomma, aku lelah.. aku ingin istirahat dikamar ne" ucap Yong Hwa sambil berlalu menuju kamarnya

"Chagi-ah.." ucap lirih Nyonya Jung yang tahu bagaimana kesedihan putranya ini

Yong Hwa telah memasuki kamarnya dan mengunci kamarnya rapat-rapat, direbahkan badannya diatas kasur dan ditatapnya foto-foto yang terpajang dikamarnya, foto dirinya dengan Shin Hye. Tak terasa air matanya mulai menetes terbesit kenangannya bersama Shin Hye dahulu, bagaimana saat ia tertawa dan bergembira bersama yeoja yang ia cintai, air mata makin deras membasahi pipinya dilempar gelas yang ada disamping tempat tidurnya. Sungguh sakit hatinya jika ia menyadari kenyataan yang telah ia jalani.

"Shin Hye.. Park Shin Hye gajima .. jebal gajima Shin-ah" ucapnya disela isakannya.

Nyonya Jung yang berada didepan kamar putra semata wayangnya ikut menangis dengan kepedihan yang dialami putranya, iapun memberanikan mengetuk pintu kamar Yong Hwa.

"Yong buka pintunya ada yang ingin eomma katakan" ucap Nyonya Jung

Yong Hwa pun berjalan dengan gontai kearah pintu, ia buka pintunya dan mendapati Nyonya Jung yang telah menangis

"masuklah Eomma, kita bicara didalam" ajak Yong Hwa, merekapun masuk kedalam dan berbicara berdua, tampak Nyonya Jung tak bisa membendung kesedihannya untuk menyampaikan berita ini, ia tahu hati anaknya pasti akan sakit dan lebih sakit lagi.

"Mwo ?!" ucap Yong Hwa yang tak percaya dengan apa yang dikatakan Eommanya. Air matanyapun menetes lagi, raut kesedihan kekecewaan ketakutan jadi satu, ia hanya bisa tersungkur dilantai dan menangis sejadi-jadinya

"Chagi-ah kau harus kuat ne, mungkin ini yang terbaik yang dipilih Shin Hye" Ucap Nyonya Jung dan memeluk erat tubuh putranya

"tapi kenapa dia meninggalkanku Eomma, kenapa dia harus pergi ? apa salahku kenapa Tuhan menghukumku seperti ini?" Jeritnya tak tertahan lagi, semua amarah yang ia tahan akhirnya meledak sudah

"chagi-ah kau harus sabar ne?" Pinta Nyonya Jung

Tanpa mereka sadari ternyata ada sepasang mata yang ikut melihat kesedihan dua orang yang ia sayangi, iapun ikut menangis dan meruntuki kebodohannya, memisahkan putranya dengan yeoja yang sangat ia cintai. Tuan Jung yang sangat merasa bersalah, ia yang menyutujui perjodohan itu dengan alasan untuk menyelamatkan nyawa putranya, tapi ia tak pernah menyangka justru ia telah membunuh kehidupan putranya dengan memisahkannya dengan yeoja yang ia cintai.

Flashback Off

Shin-ah jebal kembalilah jangan terus kau siksa aku seperti ini, aku ingin menebus semua kesalahan dan penderitaan yang telah kita lalui. Apa kau telah melupakanku ? atau kau sudah bahagia dengan namja lain ?

Yong Hwa Pov End

***

Jeju

"Shin-ah bantu Haelmoni memasak ne!" Pinta Nyonya Kim yang sudah Shin Hye anggap sebagai Haelmoninya sendiri.

"Ne, kenapa kita masak banyak ? apa ada yang akan datang ?" tanya Shin Hye

"Tentu cucu kesayanganku akan segera pulang" Jawab Nyonya Kim dengan semangat

"Mwo ?! maksud Haelmoni namja tengil itu ?" Ucap Shin Hye tak percaya

Plakk!! sebuah sendok mendarat mulus dikepala Shin Hye

"Yay!! Haelmoni appo" ucapnya sambil menunjukkan wajah kesakitannya

"Kau bagaimanapun dia cucu kesayanganku, bagaiman akau bisa mengatakannya tengil eoh ?" 

"Memang tengil" ucap Shin Hye dan memanyunkan mulutnya

"Aigoo dia itu tampan Shin-ah:" 

"Mwo ?! hahhahaha" 

"yay! berhenti tertawa dan segera selesaikan masakanmu ne?!" perintah Nyonya Kim

"Ne haelmoni" ucap Shin Hye patuh.

***

Di air port terlihat seorang namja yang baru datang mengenakan pakaian santainya dengan kaos dan celana pendek dan topi yang ia kenakan, tampan meski mengenakan busana yang sangat sederhana.

"Aku pulang gadis pabo, bogoshipo" ucapnya dan tersenyum lebar

Iapun menaiki taxi dan menuju tempat yang ingin sekali ia datangi.

***

Seoul

Yong Hwa dan ketiga sahabatnya sedang berkumpul di kafe.

"Hyung bagaimana kalau kita berlibur ne ?" usul Jung Shin

"Betul Hyung kajja kita berlibuir!" Ucap Min Hyuk dengan wajah yang tampak ceria

"Berlibur kemana ?" Tanya Yong Hwa enggan

"Bagaimana kalau kita ke Jeju?" usul Jeong hyun

"Kenapa kau memilih Jeju Hyung ?" Tanya Jung Shin

"Mulla.. aku hanya ingin kesana" jawabnya seadanya tapi terlihat senyum dimukanya.

"Terserah kalian saja" Ucap Yong Hwa

"Mari kita ke jeju minggu depan ne, aku ingin berlibur" Ucap Min hyuk semangat.

Jeong Hyun yang melihat ekspresi tak bersemangat Yong Hwa hanya tersenyum


Flashback


"Apa kau sudah menemukan Shin Hye ajhussi ?" Tanya Jeong Hyun kepada sekertarisnya

"Ne Tuan saya sudah menemukannya" Jawab Sekertarisnya

"Dimana dia sekarang Ajhussi ?"

"Dia berada dipulau jeju tuan"

"Jeju ? mm baiklah terimakasih ajhussi" 

"Ne Tuan, ada lagi yang bisa saya bantu ?" 

"Tidak, kembalilah bekerja Ajhussi"

"Baik Tuan saya permisi dulu"

Flashback Off

Begitulah kesibukan ke empat pria tampan jika mereka sedang tidak bekerja.

***


Jeju


Ting Tong ! Terdengar bel yang dibunyikan seseorang

"Ne sebentar" Ucap Shin Hye yang melangkah keluar untuk membukakan pintu, ia baru selesai memasak dan haelmonie sedang pergi keluar, iapun membukakan pintunya dan dilihat pria yang menggunakan kaos dan celana pendek, ia menaikan alisnya seperti mengenal pria didepannya ini.

Perlahan namja itu memutar badannya untuk melihat Shin Hye

"Yay yeoja babo" ucapnya dan langsung memeluk dan mencium pipi Shin Hye

"Yay Oppa Michyeo-soo ?" ucap shin Hye kesal

"Wae chagi, kau tak merindukan Oppa eoh ?" Tanyanya penuh selidik

"Anni!" ucap Shin Hye tegas

"Ahh sepertinya aku patah hati lagi" Ucapnya

"Yay !! Pabo ya ?" ucap Shin Hye diselingi gurauannya

"Haelmonie oddie ? " tanyanya

"Ia sedang pergi Oppa"

"Hanya kita berdua disini ? Chagi-ah Oppa sangat merindukanmu" Ucap Namja itu denga senyum evilnya yang mampu membuat Shin Hye bergidik ngeri, ia tahu namja didepannya memang sangat jahil tapi jika ia sudah mengeluarkan senyum evilnya serasa dunia ini seperti kuburan

"Yay !! Kim Woo Bin yadong eoh?" Tanya Shin Hye dan berjalan mundur kearah tembok namun Woo Bin terus mendekatkan wajahnya kepada Shin Hye dan Cupp.. kecupan sesaat mendarat tepat dibibir Shin Hye, Shin Hye hanya bisa diam dan membesarkan matanya seolah tak percaya dengan apa yang dilakukan Woo Bin.

"Itu balasanmu karna tak pernah membalas pesanku" Ucapnya seraya berjalan keruang tamu dan merebahkan badannya disofa, tanpa memperdulikan Shin Hye yang masih terkejut dibuatnya.

"Ommo Woo Bin-ah " ucap Haelmoni yang telah datang dan melihat Woo Bin sudah duduk manis di sofa.

"Haelmonie bogoshipo" ucap Woo Bin dan berlari memeluk Haelmonie

"Nado chagi-ah" Ucap Haelmoni.

Shin Hye yang melihatnya nampak tersenyum namun terbesit rasa sedih diwajahnya, untuk sesaat ia sangat merindukan Appa dan Eommanya yang sedang di Seoul, namun ia belum punya keberanian untuk pulang.

****


"Kau belum pergi ke Seoul Shin-ah ?" Tanya Woo Bin saat melihat Shin Hye tengah memandangi bintang dibalkon rumahnya.

"belum Oppa, aku masih takut" Ucapnya

"Ne, aku mengerti, besok kau temani Oppa ke pantai ne?"

"Mwo ?! bukankah kau takut pantai Oppa ?" 

"Annio, sekarang aku sudah tidak takut dengan air maupun pantai Shin"

"Wae Oppa?" 

"Aku sudah memusnahkan ketakutanku, ya walau belum sepenuhnya namun aku sedang mencobanya, mencoba menghadapi semuanya tanpa rasa takut" Ucap Woo Bin dan menatap Shin Hye dengan tatapan intens nya.

Hangat mungkin itu yang ada dihati Shin Hye saat ini, Woo Bin namja yang selalu menemaninya saat ia terpuruk dahulu, meski menyebalkan namun ia tetap bisa bersikap dewasa, namun kehangatan ini hanya sebatas kehangatan seorang kakak tidak lebih dihati Shin Hye.


***


"Yaayy Jeju" Ucap Min Hyuk dengan antusias

"Kajja kita kehotel" Ajak Yong Hwa

"Hyung kita akan bermain dan makan kan ?" Tanya Min Hyuk

"Hyukie-ah berhentilah memikirkan makanan" Ucap Jeong Hyun

"Ne Hyukie kita cari makan " Ucap Jung Shin membela Min Hyuk

"yay !! kalian berdua?!" Ucap Jeong Hyun kesal

"Gwenchana Hyun-ah" ucap Yong Hwa

Merekapun melanjutkan perjalanan menuju hotel yang dekat dengan pantai agar mereka bisa melihat keindahan pantai sepenuhnya.

"Yoppo.." Ucap yomh Hwa

"Ne Hyung" Ucap Min Hyuk dengan makanan yang penuh dimulutnya.

Sore itu keempat pria tampan itu memutuskan untuk berjalan disekitar pantai, banyak tatapan para yeoja yang sangat mengagumi keempat namja itu, tak hayal banyak yang meminta foto dan menyapa mereka, seperti artis yang sedang berlibur banyak yeoja yang mengitari mereka.

"Oppa, kau yakin tidak apa-apa?" tanya Shin Hye khawatir saat Woo Bin menepikan mobilnya disekitar pantai

"Ne chagi" Ucap Woo Bin semangat

"Berhenti memanggilku seperti itu" Ucap Shin Hye dan berjalan menjauhi Woo Bin

"yeppo " Ucap Woo Bin yang melihat Shin Hye menggunakan baju putih dan celana pendeknya, Shin Hye mengenakan topi pantai yang membuat kecantikannya makin bertambah, memang seperti itulah dia saat kepantai mengenakan baju lengan pendek dan celana pendeknya dan tak pernah lupa menggunakan topi pantainya.

"oppa kajja !" Panggil Shin Hye membuyarkan lamunan Woo Bin

"ne" Woo Bin pun berlari mendekati Shin Hye

Mereka berdua sampai dipantai dan mulai menggelar tikar dan payung untuk tempat mereka beristirahat.

"Oppa kajja kita kesana" ucap Shin Hye sambil menunjuk pinggir pantai

"Yay Shin-ah, aku baru mau menghilangkan traumaku kenapa kau sudah memintaku kesana eoh ?" tanya Woo Bin dengan nada kesal

"Ahh, arra.. aku kesana dulu ne ?" ucap Shin Hye yang dibalas anggukan dan senyuman dari Woo Bin.

Deg! jantung Shin Hye mulai berdegup kencang melihat senyum Woo Bin, ia hanya bisa menelan selavinanya melihat betapa tampannya Woo Bin

"Aku tampan kan ? aku tahu itu kau jangan menatapku seperti itu, atau kau sudah jatuh cinta padaku?" Tanya Woo Bin yang memperhatikan mata Shin Hye yang terus menatapnya

"Yay!! nappeun" Ucap Shin Hye dan berlari kearah pantai, ia tidak ingin Woo Bin melihat mukanya yang sudah memerah dan berbicara tidak-tidak lagi. Woo Bin yang melihat Shin Hye pergi hanya bisa tersenyum melihat yeoja polos itu.

"Yeppo" Teriak Shin Hye dan berlari kesana kemari seperti anak kecil yang baru mendapat mainan, ia menari-nari melihat indahnya pantai, sesekali ia mendekati ombak dan saat ombak mendekatinya ia lari menjauh. Sem=nyum dan kegembiraan terlihat jelas diwajahnya, ya tak ada beban yang terlihat, Woo Bin yang melihat itu mengambil kamera dari keranjang makanan yang dibawa Shin Hye dan mulai membidik kearah Shin Hye, ia tak ingin kehilangan momen bahagia ini. Sungguh sudah lama sekali ia merindukan tawa gadis ini.

Shin Hye yang masih terus berlari seperti anak kecil dan menari-nari dengan bahagia tanpa mempedulikan semua orang yang menatapnya, sungguh suasana bahagia ini yang sangat ia rindukan.

Brukk !!! 
Tanpa sadar Shin Hye menabrak tubuh pria yang sedang berjalan melewati pinggir pantai itu.

"Nonna Gwenchana?" Tanya Jung Shin yang melihat yeoja itu menabrak Yeong Hwa dan terjatuh

"Ahh Appo" Ucapnya seraya memegangi pergelangan kakinya yang sempat terkilir karna menabrak Namja didepannya.

"Hyun Gwenchana " tanya Min Hyun yang melihat Yeong Hwa juga terjatuh dan membangunkannya.

"Nonna Gwenchana? Mianhae" ucap Yong Hwa yang menatap yeoja didepannya yang masih menunduk dan memegangi kakinya.

"Annio, kakiku sakit" Ucapnya sambil mengangkat wajahnya dan melihat namja yang ditabraknya.

Duuaaarrr !!
Bagaikan ada petir yang menusuk jantung keempat namja itu, mereka sangat kaget saat melihat siapa yeoja didepannya, yeoja yang sangat mereka rindukan terutama Yong Hwa.

"Shin-ah" ucap Yong Hwa yang tak percaya

"Yong" Ucap Shin Hye tak kalah terkejutnya dengan apa yang ia lihat. Namja yang begitu ia rindukan dan berusaha ia lupakan kini berada didepannya.

"Nonna" Ucap Jung Shin, Min Hyuk dan Jeng Hyun bersamaan

Shin Hye hanya bisa menunduk tak kuasa menahan air matanya, Yong Hwapun berjongkok dan melihat Shin Hye dipegangnya pergelangan kaki Shin Hye

"Ahhh" teriak Shin Hye

"Appo ?" tanya Yong Hwa lembut

"Ne yong" ucap Shin Hye

tanpa mereka sadari Won Bin yang melihat itu dan mulai tersadar dengan apa yang ia lihat didepannya mendekati Shin Hye dan berjongkok

"Shin-ah gwenchana?" tanyanya

"Annio Oppa" Jawab Shin Hye dengan air mata yang sudah tak bisa ia pendung

Won Bin tau air mata itu, bukan karna sakit dikakinya melainkan sakit dihatinya yang terbuka lagi karna melihat namja didepannya, namja yang berusaha ia lupakan. Woon Bin pun mengangkat tubuh Shin Hye tanpa mempedulikan tatapan keempat namja didepannya yang menuntut penjelasan ini. Shin Hye hanya mampu membenamkan kepalanya didada Won Bin dan terus menangis

"Kajja Oppa kita pergi" Ucapnya lirih

"Ne" Ucap Woo Bin

"Ahh, mianhaeyo karna dia telah menabrakmu, maafkan kecerobohannya tuan" Ucap Woo Bin sambil membungkuk dan berlalu dari keempat namja itu.

Jeong Hyun yang melihat ekspresi Yong Hwa hanya bisa menepuk pelan pundak sahabatnya itu

"Gwenchana ada yang ingin aku jelaskan kepada kalian semua" Ucapnya dan berlalu pergi ke hotel diikuti ketiga sahabatnya.

Merekapun sudah berada diruang tamu setelah membersihkan diri dari keringat dan pasir pantai.

"Jeong-ah apa kau tahu Shin Hye disini maka kau meminta liburan kemari?' Tanya Yong Hwa pelan

"Ne hyung, aku tahu dari sekertarisku seminggu sebelum kita memutuskan berlibur" jawabnya

"Mwo?! kenapa kau tak memberitahuku eoh?" tanya Yong Hwa sedikit marah

"Tenanglah Hyung kita dengarkan penjelasan Jeong Hyun dahulu" Ucap Jung shin menenangkan Yeong Hwa

"Aku sengaja tidak memberi tahu karna masih ada yang harus aku selidiki, kau tahu namja yang tadi menggendong Nonna? namja itulah yang sekarang menjadi pelindung Shin Hye tapi bukan NamjaChinggu nya melainkan Oppanya"

Yong Hwa yang mendengar itu hanya tertunduk sedih, ia tidak menyangka Shin Hye telah menemukan orang yang bisa menjaganya. Min Hyuk dan Jung Shin yang melihat kesedihan yong Hwa hanya melihat iba

"hyung tenanglah kau bisa memiliki Shin Hye lagi jika kau mau berusaha" Ucap Jeong Hyun yang membuat Yong Hwa menatap tajam kearahnya

"Shin Hye belum melupakanmu ia hanya berusaha menghindarimu"

"benarkah?" Tanya Yong Hwa dengan nada tak percayanya

"Hmm, jika kau bisa membuat dia kembali lagi padamu" 

"baiklah aku akan berusaha lagi " Ucap yong Hwa semangat.

Ketiga sahabatnya yang sudah lama tak melihat semangat Yong Hwa hanya bisa tersenyum dan ikut bahagia.
Yong Hwa pun berjalan mengambil gitarnya dan mulai menyanyikan lagu yang ia Ciptakan untuk Shin Hye 2 tahun ini, lagu yang menggambarkan perasaannya.

Perlahan Yong Hwa memetik gitarnya dan mulai menyanyi, ketiga sahabatnya hanya bisa diam terpaku mendengar suara merdu Yong Hwa

Neul ttokgateun haneure

Selalu tepat dibawah langit yang sama



Neul gateun haru
Selalu sama beberapa hari



Geudega omneun-gotmalgoneun Dallajin-ge omneunde
Selain tidak memiliki kamu tidak ada yang berbeda pada semuanya

Nan utgoman sipeunde Da ijeundeusi
Ku sudah berpikir tentang membiarkan kamu pergi



Amuil aneun deut geuroke
Tanpa meninggalkan memori samar seperti tidak ada yang terjadi



Useumyo salgopeunde
Senyuman menghidupkan hari-hariku



Geuriwo geuriwoso
Rindu kamu, sangat rindu kamu



Geudega geuriwoso
Karena aku sangat merindukanmu



Meil nan honjasoman
Setiap hari aku sendiri



Geudereul bureugo bullobwayo
Dan aku memanggilmu

Bogopa bogopaso
Ingin melihatmu, ingin melihatmu



Geudega bogopaso
Karena aku ingin melihatmu
Ije nan seupgwanchorom
Sekarang hanya seperti sebuah kebiasaan


Geudea ireumman bureuneyo
Aku hanya menyebut nama anda




Oneuldo
Bahkan saat ini



Nan bonenjur-aratjyo da namgim-obsi
Aku sudah berpikir tentang membiarkanmu pergi



Anijyo anijyo nan ajik geudereul motbonetjyo
Tidak tidak, aku masih tidak bisa membiarkanmu pergi



Yong Hwa terus menyanyi tanpa sadar air matanya mulai jatuh disetiap bait yang ia nyanyikan, terbesit kenangan ia dan Shin Hye dan pertemuannya tadi.

Sementara itu dirumah Nenek Kim terlihat Shin Hye yang tengah melamun menatap bintang, suara nyanyian Yong Hwa tetap mengiringi malam itu.

"Shin-ah biar aku liat kakimu" Ucap Woo Bin dan melihat kaki Shin Hye yang mulai bengkak, dikompresnya kaki Shin Hye agar esok bengkaknya bisa menghilang, Shin Hye sesekali menjerit kesakitan air matapun mulai turun dari matanya.

"Oppa ottokhae?" Tanya Shin Hye dengan wajah sendunya

"Wae Shin-ah?" Tanya Woo Bin yang tak mengerti

"Wae Oppa, kenapa dia datang ? kenapa ia muncul lagi ? aku takut Oppa" Jawab Shin Hye dan memandang Woo Bin dengan tatapan sendunya

"Gwenchana Shin-ah, mungkin Tuhan mempunyai rencana lain dari ini semua" Ucap Woo Bin yang sedang membalut kaki Shin Hye dengan perban.

"Tapi Oppa, hatiku sakit melihatnya lagi" Ucap Shin Hye

Deg!! kata itu sangat menyakitkan buat Woo Bin, bukan karna ia membenci namja itu tapi hatinya sakit karna ia tahu Shin Hye masih mencintai namja itu.

Ditatap lekat mata Shin Hye dihapus air mata yang membasahi pipinya.

"Gwenchana Shin-ah, ada aku disini" Ucapnya seraya memeluk tubuh mungil Shin Hye

"Ne, Oppa gomawo" Ucap Shin Hye dan membalas pelukan namja didepannya.
Oneuldo

bahkan saat ini



Haruharuga jugeul gotman gateunde
Setiap hari tampaknya menjadi hari terakhir bagi saya



Ottoke heyaheyo
Apa yang harus ku lakukan




Saranghe sarangheyo
Cinta, aku cinta kamu



Geudereul sarangheyo
Benar-benar cinta kamu


Shin Hye Pov

Oppa aku tahu kau mencintaiku tapi apa dayaku, aku hanya mencintainya oppa. aku harus bagaimana? dunia sungguh tidak adil

Shin Hye Pov end

***

Woo Bin Pov

Biarlah jika kamu hanya menatapku sebagai kakakmu itu sudah cukup, tapi Shin Hye aku akan membuatmu mencintaiku dengan caraku sendiri, bukan sebagai kakak tapi sebagai seorang pria.

Woo Bin Pov end

***

Maljocha mot-hagoso geudereul geuroke bonenneyo
Pengakuanku sudah terlambat, apakah kamu sudah mendengar

Mianhe mianheyo
Maaf, maafkanku



Nae mari deullinayo
Apakah kamu mendengar kata-kataku



Dwineujeun nae gobegeul geuden deureul su isseulkkayo
Kebingunganku yang terlambat dapatkah kamu mendengar ini



Sarangheyo
Aku mencintaimu



(Crd: DreamKumiko.blogspot.com)


Yong Hwa Pov

Shin aku akan mendapatkanmu lagi itu pasti, karna aku sangat mencintaimu, saranghae Park Shin Hye

Yong Hwa Pov end


-END-


***********************************


Annyeong Readers, ini OneShoot pertamaku, aku sengaja menggantungkan Endingnya karena akan ada terusannya di OS selanjutnya.

Mohon maaf jika banyak terjadi Typo karna masih tahap belajar

Dan Jeongmal Mainhae jika alurnya jelek bahkan ceritanya pun jelek.

Mohon kritik dan sarannya ya readers.

Gomawo, ditunggu komentarnya Ne..