Tampilkan postingan dengan label Jung Yong Hwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jung Yong Hwa. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Juni 2015

Don't Love Me !! (Part 3)



Don’t Love Me !! (Part 3)

Author:
-Zaharah
Main Cast:
-Park Shin Hye
-Jung Yong Hwa
-Kim Woo Bin
Genre:
Sad Romance
Blogger:
zaharaharifin.blogger.com

Nama pemain autor gunakan hanya untuk keperluan cerita dan tidak ada sangkut paut dengan kehidupan nyata, cerita ini hanya fiktif belaka dan murni pemikiran autor tidak ada plagiat dari manapun. Mohon komentar dan kritiknya terimakasih, selamat membaca readers.

*****************************************************************************

Ketika cinta itu tumbuh lagi mungkinkah aku sanggup untuk mengatakan perpisahan? Sanggupkah aku memintamu untuk tak mencintaiku? Don’t Love me !! –Shin Hye 


***

Shin Hye yang terus menatap lurus kearah mainan yang berada ditaman seolah melihat bayangan ketiga anak kecil yan sedang bermain

“Eonni Oppa” Ucap anak kecil yang sedikit gemuk dan chubby  yang ternyata itu Shin Hye

“Yya Shinjie-ah kau lambat sekali” Ucap Seorang perempuan kecil sekitar berusia 8 tahun

“Eonni apa oppa akan meninggalkan kita?” Ucap Shin Hye

“Annio uri Shinjie-ah” Ucap perempuan itu yang tak lain adalah Eunjung

“Eunjung Eonni saranghae” Ucap Shin Hye dan mengecup pipi Eunjung

“Yya kalian sangat membuatku iri eoh” Ucap seorang namja yang tak lain adalah Shin Woo

“Oppaaa” Panggil Shin Hye dan berlari kearah Shin Woo

“Omo  uri Shinjie yeppo” Ucap Shin Woo dan mengecup pipi Shin Hye

“Shin Woo-ah bisakah kita berbicara?” Ucap Eunjung

“Waeyo?” Tanya Shin Woo dan terus bermain dengan Shin Hye

“Bisakah kau menjaga Shinjie untukku ?”

Shin Woo yang mendengar kalimat Eunjung menghentikan permainanya dan menatap Eunjung bingung

“Shinjie-ah kau bermain sendiri dahulu ne, oppa dan eonni harus berbicara” Ucap shin Woo lembut kearah Shinjie dan bergegas berdiri dan menuju Eunjung

“Apa maksudmu jungie-ah?” Tanya Shin Woo

“Oppa kau tahu aku dan Shinjie dibesarkan dipanti ini dan kau pun tahu aku dan Shinjie tak bisa terus berada disini” Ucap Eunjung dan mulai menitihkan air mata

“Lalu kenapa kau ingin menitipkan Shinjie padaku eoh?” Bentak Shin Woo

“Oppa aku tak mungkin terus berlari dan pindah panti terus menerus oppa” Ucap Eunjung

“lalu kau akan kemana?” Ucap Shin Woo menahan geram

“Oppa jagalah Shinjie seperti kau menjaga kami disini, aku akan pergi dari korea agar mereka takkan menemukan aku dan Shinjie” Ucap Eunjung memohon

“Tapii..” ucap Shin Woo dipotong Eunjung

“Oppa tak ada waktu untuk berfikir, kau harus menjaga Shinjie, aku mohon ubah namanya menjadi Shin Hye oppa” Ucap Eunjung

“Lalu bagaimana denganmu?” Tanya Shin Woo

“Aku akan ikut dengan orang tua asuhku oppa mereka akan melindungiku, meski aku tahu mereka akan membuangku kelak, tapi aku mohon oppa lindungi Shinjie” ucap Eunjung memohon

“Huffh, baiklah aku akan menjaganya” pasrah shin Woo

“Gomawo oppa aku sangat berharap padamu” ucap Eunjung dan memeluk Shin Woo 

“Jaga dirimu ne, kau harus kembali kelak” Ucap Shin Woo dan membalas pelukan Eunjung

“Pasti oppa pasti aku akan kembali” Ucap Eunjung dan tersenyum manis kearah Shin Woo

“Shinjie-ah” Ucap Eunjung yang melihat Shin Hye menatap mereka

“Eonni, oppa” Ucap Shin Hye dan menghampiri mereka

“Eonni kenapa menangis?” Tanya Shin Hye polos

“Annio, Shinjie tidak boleh nakal harus menyayangi dan menuruti apapun kata oppa mu ne?” Pesan Eunjung

“Eonni gajima” Ucap Shin Hye seketika yang mampu membuat air mata Eunjung dan Shin Woo jatuh

Ya meskipun Shin Hye masih terbilang kecil tapi ia memiliki IQ yang tinggi dan mampu mencerna setiap kejadian dan ucapan yang dilontarkan oleh orang-orang.

“Eonni akan kembali kau jangan nakal ne” Ucap  Eunjung dan memeluk erat Shin Hye

“Eonni gajima, jebal gajima” Ucap Shin Hye dan menangis keras

Eunjung melepaskan pelukannya dan mengecup pipi Shin Hye dan kemudian pergi meninggalkannya dengan Shin Woo

“Oppa jebal jaga Shinjie seperti kau menjaga ku” Ucap Eunjung dan mengecup Singkat pipi Shin Woo

“Eooooonnniiii gaaajiiimaaaa” Teriak Shin Hye dan terus menangis.

Terlihat Shin Hye yang telah tertidur dikamarnya menangis dalam tidurnya, keringat dingin membanjiri tubuhnya, rintihan isakan tangis terdengar dari bibir mungilnya

“Eonni, Eunjung eonni gajima gajiiimaaa, jebal gajimmmaaaa” Teriak Shin Hye dan terbangun dari tidurnya

Nyonya dan Tuan Park yang mendengar teriakan Shin Hye berlari kekamar Shiin Hye dan mendapati putrinya sedang menangis dan memeluk kakinya, Entah apa yang dirasakan Nyonya dan Tuan Park saat ini sedih takut iba bercampur menjadi satu.

Nyonya Park dan Tuan Park mulai memeluk Shin Hye berharap dapat memberikan kekuatan untuk putrinya ini.

“Shinjie-ah waegeurae?” Tanya Tuan Park lembut

“Appa Eomma, Eonni..” Ucap Shin Hye dalam tangisnya

Nyonya dan Tuan Park yang tahu dengan kondisi Shin Hye saat ini setelah ia menyebut kata Eonni, kata yang akan membuat Shin Hye dan Shin Woo menangis seketika.
Ya mereka mengetahui benar apa yang terjadi dengan Shin Hye Shin Woo dan Eunjung, bagaimana Eunjung memohon kepada Nyonya dan Tuan Park agar mereka mengadopsi Shin hye dan menyelamatkan hidup Shin Hye.

“Tenanglah uri Shinjie kami akan selalu melindungimu” Ucap Tuan Park yang dapat menenangkan Shin Hye

Shin Hye Pov

Eomma Appa mianhae, mianhae aku terus mengingat kejadian itu, mianhae terus membuat kalian khawatir mianhae Eomma Appa. Gomawo telah membuat hidupku berharga hingga saat ini, terimakasih karena kalianlah aku masih bisa tersenyum, gomawo kalian sudah memberikan kasih sayang yang tak pernah aku dapati, Gomawo….

Shin Hye Pov End

***

Shiin Hye sudah datang kesekolah pagi-pagi, ia sudah mengenakan baju olahraga dan siap berada dilapangan basket. Dengan sedikit pemanasan dan senyum ceria mampu membuat murid-murid Namja mengaguminya.

“AAAhhh sudah lama aku tak melakukan ini” ucap shin Hye dan berlari mengitari lapangan basket

Shin Hye Pov

Aku berlari seakan kenangan itu terus mengejarku, kenangan dimana ada aku Eunjung eonni Shin Woo oppa, mimpi malam kemarin terus mengingatkanku dan memberiku kenangan yang ingin aku lupakan, kenangan dimana Eunjung Eonni berjanji akan pulang dan bertemu dengan kami lagi, Eonni kau dimana? Bahagiakah kau dengan hidupmu sekarang? Bogoshippo Eonni

Shin Hye Pov End

***

Prok prokk

Bunyi tepuk tangan membuat Shin Hye berhenti berlari

“Daebak, kau ternyata tidak kabur  Nona Park Shin Hye” Ucap Yong Hwa meremehkan

“Hah hanya menghadapimu tak akan membuat seorang Shin Hye takut” Ucap Shin Hye bangga

Murid-murid yang tahu jika hari ini adalah hari bersejarah karena seorang anak baru mampu membuat Yong Hwa turun kelapangan untuk bertanding, sungguh hal yang amat fenomenal.

Jung Yong Hwa yang selalu terlihat keren dan bersikap dingin mampu terprofokasi oleh seorang yeoja.

“Daebakkk” Ucap semua murid yang melihat Yong Hwa dan Shin Hye dilapangan

“Ingat pertaruhan kita Nona park” Ucap Yong Hwa

“Tak akan aku lupakan dan kau perlu perlindungan teman-temanmu saat kau kalah dariku Tuan Jung” Ucap shin Hye meremehkan

“Yya  park  Shin Hye” Panggil Woo Bin dan mendekati Shin Hye

“Op..oppa” ucap Shin hye dan berusaha menghindar dari Woo Bin

Sebelum Shin Hye mampu menghindari  Woo Bin dengan cepat menarik tangan Shin hye dan merangkul pinggang Shin hye dengan erat

“Oppa neo micheosseo?” teriak Shin Hye

“KYYYYYYAAAAAAAAAAAAAAA” Teriak murid yeoja yang histeris melihat Woo Bin memeluk Shin Hye

“Kau harus mendapatkan hukuman atas perbuatanmu kemarin” Ucap Woo Bin dan melepas pelukannya kepada Shin Hye

“Oppa mian” Ucap Shin Hye seraya mengeluarkan jurus aegyo nya

“ANDWEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE” Teriak murid namja yang melihat kecantikan Shin Hye

Yong hwa yang melihat kedekatan itu terasa sakit didadanya dan mengepalkan tangannya dengan kuat

“Yya kau  ingin bermesraan atau bertanding denganku Nona Park” Ucap Yong Hwa dan menarik Shin Hye menjauh dari Woo Bin

“Yya lepaskan” Ucap Shin Hye dan melepaskan tangan Yong Hwa

“Jika kau kalah kau harus menjadi budakku dan jika aku kalah aku yang akan menjadi budakmu” Ucap Yong hwa yang membuat Shin Hye membesarkan matanya

“Yya tidak ada perjanjiannya” ucap shin Hye

“Tapi sekarang ada” Ucap Yong Ha santai.

“Haisshh” dumel Shin Hye

“Mwo? Yong apakah itu tidak keterlaluan eoh?” Tanya Woo Bin yang tak terima

“Wae? Kau berfikir Shin Hye akan kalah dariku Woo Bin-ah?” Ejek Yong Hwa

“Yya oppa kau berfikir aku akan kalah eoh?”  tanya Shin Hye kesal

“Annio Shinjie-ah hanya saja aku fikir pertaruhan itu tidak adil untukmu” Jelas Woo Bin dan mengelus pucuk rambut Shin Hye

“Gomawo Oppa” Ucap Shin Hye dan tersenyum lembut kearah Woo Bin

“Haaa uri Shinjie yeppooo” Ucap Woo Bin gemas dan memeluk Shin Hye lagi lebih errat

“YYAA KALIAN HAISSH JINJA” Ucap Yong Hwa kesal

***

Pertandingan dimulai, pertandingan yang awalnya semua murid memastikan Yong Hwa yang akan menang dan lebih unggul ternyata dikejutkan dengan permainan Shin Hye yang sangat gesit dan lincah seperti pemain profesional.

 Sungguh tak terkira Park shin Hye yang seorang yeoja mampu mengimbangi permainan Yong Hwa bahkan mampu membuat Yong Hwa mengeluarkan semua kemampuannnya. Selisih poin tak terlalu jauh kini Shin Hye yang terpaut dua poin dari Yong Hwa namun menit berikutnya Yong Hwa yang terpaut 2 poin dari Shin Hye.

Permainan terus berjalan tanpa ada yang mau mengalah sedikitpun, nilai keduanya sama sampai 5 detik terakhir Shin Hye melempar bola kearah keranjang semua mata menantikan apakah masuk atau tidak, Semua murid berharap Yong Hwa menang karena bisa melihat Shin Hye menjadi budak Yong Hwa namun tak dipungkiri sebagian ada yang berharap Shin Hye yang menang agar Yong Hwa merasakan malu.

Bola terus mendekati jarring dan apa yang terjadi

“KKKYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA” Teriak semua Murid

***

Shin Hye berjalan diikuti Yong Hwa yang membawakan semua barang shin Hye

Yya benar sekali, pertandingan itu dimenangkan Shin Hye dengan selisih yang tak jauh.
Yong Hwa yang merasa malu karena kalah dari seorang yeoja hanya bisa pasrah dan menerima hukuman yang ia lontarkan sendiri.

Pantang baginya untuk menarik semua kata-katanya

Shin hye dan Yong Hwa memasuki kelas bersamaan dan mendapat tatapan kagum dari seisi kelas

“Daebak, Shin Hye benar-benar luar biasa” Ucap Krystal

“Ya tentu dia bisa mengalahkan Yong Hwa, dia adalah kapten dari tim basket putri busan yang tahun lalu bisa memenangkan kejuaraan internasional di Jepang” Ucap Ji Woon tanpa menolehkan pandangannya  kearah shin Hye

“Mwooo??” pekik Yong Hwa

Shin Hye yang mendengar itu hanya bisa tersenyum sinis kearah yong Hwa

“Mati kau Jung Yong Hwa” Ucap Jung Shin yang langsung mendapatkan tatapan maut Yong Hwa

“Kau curang Shin Hye-ah, kau tak pernah bilang kalau kau kapten dari tim basket putri” Ucap Yong Hwa

“Pentingkah buatku memberitahumu? Aku tak pernah meminta kau untuk bertanding, bukankah kau yang ingin bertanding denganku ?” tanya Shin Hye seketika dan mampu membuat Yong Hwa terdiam.

Woo Bin yang sudah melihat Shin Hye dan Yong Hwa dari tadi dipinggir pintu masuk dan mendekati Shin Hye

“Uri Shinjie daebak” Ucap Woo Bin mengagetkan semuanya

“Yay Oppa kenapa kau disini eoh?” tanya Shin Hye yang heran dengan kedatangan Woo Bin yang tiba-tiba

“Wae kau tak suka melihat oppa eoh?” Tanya Woo Bin

“Annio, aku tidak suka karena kau amat menggangguku oppa” Ucap Shin Hye sinis

“Aiggoo kau lucu sekali eoh” Ucap Woo Bin dan mencubit pipi Shin Hye gemas

“Appoo” Ucap Shin Hye

Yong Hwa yang melihat kedekatan Woo Bin dan Shin Hye benar-benar marah Yong Hwa mulai mengepalkan tangannya ingin rasanya memukul namja yang berani menyentuh Shin Hye

“Lepaskan dia Woo Bin-Ssi” Ucap Yong Hwa yang tak tahan dengan kedekatan mereka

“Wae?” Ucap Woo Bin yang tak mengerti

Shin Hye yang bingung hanya bisa menggelengkan kepalanya.

“Oppa kembalilah kekelasmu sebentar lagi jam pertama dimuai” usir Shin Hye pada Woo Bin

“Geurae tapi besok aku akan memberi kejutan untukmu” Ucap Woo Bin dan mengelus pucuk kepala Shin Hye

“YYA neo!!” Ucap ShinHye yang kesal dengan perlakuan Woo Bin

“Sampai bertemu nanti uri Shinjie” Ucap Woo Bin dan bergegas pergi dari kelas itu.

Yong Hwa yang sudah duduk disebelah Shin Hye melipat tangannya ke dadanya

“Jangan pernah kau dekat dengan namja  lain disini” Ucap Yong Hwa pada Shin Hye
Shin Hye yang tidak paham dengan perkataan Yong Hwa hanya bisa menatap mukanya dengan bingung

“Kau bilang apa ? aku tak mengerti” Ucap Shin Hye

“Kau hanya milikku” Ucap Yong Hwa seraya menatap mata Shin Hye dan tersenyum manis 


***
Pelajaran telah dimulai, Shin Hye yang masih memikirkan ucapan Yong Hwa hanya bisa bengong dan sesekali mencoret-coret bukunya seakan ia asik dengan dunianya sendri, sesekali Shin Hye melirik kearah Yong Hwa.

Shin Hye Pov

Apa tadi dia bilang aku miliknya? Apa artinya itu mungkinkah…?? Tanyaku dalam hati, ku gelengkan kepalaku mencoba menepis sebuah fikiran yang terlintas dikepalaku.
Perasaan bahagia ini mendengar kata-katanya tapi ada juga kekhawatiran serta ketakutan, oh Tuhan jangan biarkan tembok yang aku pasang runtuh Tuhan, jangan biarkan siapapun memasuki hatiku lagi Tuhan.

Yong jebal biarkan jika memang aku mulai menyukaimu akan aku pendam rasa itu sendiri tapi aku mohon Yong jangan pernah berusaha memilikiku bahkan aku akan dengan jelas berkata jangan cintai aku karena aku tak ingin kau terluka. Jebal Don’t Love Me !!

Shin Hye Pov End

***

Jam pelajaran telah usai dan sebagian murid sudah berlari keluar meninggalkan sekolah, sungguh hari yang melelahkan untuk Shin Hye.

“Kajja kita pulang” Ucap Yong Hwa dan menarik tangan Shin Hye

“Mmm Yong sebenarnya itu mm” Ucap Shin hye bingung

“Wae?” Tanya Yong Hwa

“Mm kau tak perlu mengantarku karena aku akan pulang sendiri” Ucap Shin Hye

“Aku akan mengantarmu kemanapun” Ucap Yong hwa

“Ann..andwee” Ucap Shin Hye melarang

“Tanpa protes kau tidak boleh pergi sendiri banyak orang jahat diluar untuk anak kecil sepertimu” Ucap Yong Hwa dan menarik tangan Shin Hye

“Mwo?? Siapa yang kau bilang anak kecil eoh?” Tanya Shin Hye sedikit marah dan memberontak 

Yong hwa seketika memberhentikan jalannya dan membalikkan badannya kearah Shin Hye

“Kau tak tahu eoh? Kau itu yang terlihat seperti anak bayi yang kehilangan induknya” Ucap yong hwa meledek

“HAISH NAPPEUN!!” Ucap Shin Hye dan memukul keras lengan Yong Hwa

“Appo..” Rintih Yong Hwa dan mulai menarik tangan Shin Hye terus

“YAAA JUNG YONG HWA!!” Protes Shin Hye tak didengarkan sma sekali oleh Yong Hwa.

Shin Hye dan Yong Hwa terus berjalan melewati setiap ruang kelas dan murid-murid yang senantiasa melihat mereka bak Pangeran dan Putri.

***

Shin Hye dan Yong Hwa sudah berada didalam mobil, Yong hwa yang melihat Shin Hye hanya diam dan tidak memakai sabuk pengamannya berinisiatif memakaikan sabuk pengaman ke badan Shin Hye agar iya aman.

Yong Hwa yang mengenakan Sabuk pengaman dibadan Shin Hye, jarak mereka sangat dekat.

Yong Hwa yang menyadari itu menatap Shin Hye dengan tatapan yang tak bisa diartikan.
“Yong..” Panggil Shin Hye


Yong Hwa Pov

Aku memasangkan sabuk untuknya aku tak menyangka akan setakut ini, tapi entah mengapa aku ingin sekali menatap matanya melihat semua yang ada diwajahnya, aku melihat Shin Hye menatapku.

Haaaaa selalu seperti ini dan seperti ini, setiap kali aku menatap matanya setiap kali aku didekatnya selalu saja hati ini berdegup kencang, mungkinkah ini yang dirasakan Hyukkie saat bersama Krystal.

“Yong..” tiba-tiba ia memanggilku.

Mungkinkah dia merasakan degup jantungku ? atau mungkinkah ia akan memintaku untuk menciumnya??

Kenapa tatapannya dan suaranya sangat menggoda, aargghh Park Shin Hye kau membuatku gila

Yong Hwa Pov End

***

“Yong..” Ucap shin Hye sekali lagi

“Hmm” Jawab Yong Hwa tetap menatap Shin Hye

“Yong apa yang kau lakukan eoh?” Tanya Shin Hye

“Shin Hye-ah?” Ucap Yong Hwa

“Wae?” Ucap Shin Hye sedikit takut dengan tatapan Yong Hwa

“Kau sungguh terlihat sangat ..” Ucap Yong Hwa menggantung dan mendekatkan wajahnya ke wajah Shin Hye

“Yo..Yong kau mau apa?”

“Shin Hye-ah kau benar-benar sangatt terlihat gendut” Ucap yong hwa dengan ekspresi datarnya dan menjauhkan dirinya dari Shin Hye

“YYA KAU MAU MATI EOH?” bentak Shin Hye

“Hahaha kau terlihat lucu saat kesal Shin-ah” Ucap Yong Hwa

“Neo jeongmal nappeun” Ucap Shin Hye dan mempaut bibirnya namun seketika senyum tipis mengembang di bibirnya.

Yong Hwa melajukan mobilnya menuju arah yang Shin Hye minta, sesekali Yong Hwa melirik Shin Hye dan begitu juga dengan Shi Hye.

***

Perjalanan yang mereka tempuh lumayan jauh dari tempat mereka bersekolah.
Shin Hye yang masih setia memandangi luar jendela terus memberikan arah kepada Yong Hwa.

Dan tibalah mereka ditempat penyimpanan abu, Yong Hwa yang bingung kenapa Shin Hye pergi kesini hanya bias mengikuti kemanapun langkah kaki Shin Hye hingga Shin Hye berhenti berjalan dan melihat sosok namja yang mereka kenal.


“Oppa” ucap Shin Hye lirih namun mampu didengar namja itu

“Shinjie-ah” Panggil namja itu yang tak lain Woo Bin

“Kau ikut kemari Yong” Ucap Woo Bin sinis

“Wae ? aku hanya mengantarnya” Jawab Yong Hwa datar

“Ck alasan bukan kau bermaksud memonopoli Shin Hye?” Ucap Woo Bin telak kearah Yong Hwa

Yong Hwa yang merasa kalah jika berdebat dengan Woo Bin hanya mengangkat bahunya acuh dan mendekat kearah Shin Hye yang sedang berbicara dengan abu Shin Woo

“Oppa kau tahu betapa kau sangat jahat padaku? Bahkan aku belum mengatakannya padamu isi hatiku yang sebenarnya, betapa aku sangat mencintaimu oppa, hanya kau yang ada dihatiku oppa. Kau pelindungku kau yang selalu menghangatkanku selalu mejagaku, oppa hiks hiks kenapa kau pergi secepat ini kenapa kau tak mengajakku oppa?” Ucap Shin Hye parau

Woo Bin dan Yong Hwa hanya bias melihat dengan iba Shin Hye yang menangis dan terlihat sekali sisi lemahnya.

“Oppa apa kau tahu semalam aku bermimpi mengenai eonni lagi oppa, oppa apa eonni akan kembali ? oppa apa aku bias melihat eonni sebelum aku menyusulmu oppa?” Ucap Shin Hye dengan linangan air mata yang terus membasahi pipinya
Woo Bin yang sudah mengerti kondisi Shin Hye yang sebenarnya hanya bias memeluknya mencoba memberi  kekuatan.

 Yong Hwa hanya diam mencoba mencerna semua ucapan Shin Hye dan mencoba melihat sisi lemah Shin Hye, yeoja yang terlihat selalu ceria menyimpan kenangan yang pahit.

***

Mereka bertiga sudah berada dikedai tidak jauh dari tempat abu Shin Woo. Shin Hye yang sudah berhenti menangis sedang asik melahap ice cream vanillanya dan memegang satu balon berbentuk hati yang Woo Bin belikan.

“Ckck bukankah aku benar menyebutmu bayi” Ucap Yong Hwa seketika karena gemas melihat tingkah Shin Hye

“makanlah yang banyak Shinjie jika itu membuatmu tenang, atau perlu oppa belikan balon lebih banyak?” Tanya Woo Bin dan memandang Shin He dengan penuh kasih sayang

“Annio oppa ini sudah cukup kau akan membuatku gendut” Ucap Shin Hye manja

“Cih menyebalkan wajahmu itu” Ucap Yong Hwa yang melihat Shin Hye bersikap manja pada Woo Bin

“Kau selalu mencibir ya ? pantas mukamu terlihat seperti ajhussi “ Ucap Shin Hye dan membuat tawa Woo Bin pecah

“Neo!!” bentak Yong Hwa dan  berdiri

“kau pulanglah dengan Woo Bin aku lelah” Ucap Yong Hwa pada Shin Hye dan pergi meninggalkan Shin Hye

“Tapi Yong..” Ucap Shin hye terpotong karena Woo Bin menghentikannya

“tak apa oppa akan mengantarkanmu pulang” Ucap Woo Bin lembut

“Tapi oppa tasku ada dimobilnya” Ucap Shin Hye sedih

“Taka pa besok pasti Yong Hwa membawanya” Bujuk Woo Bin dan dianggukan oleh Shin Hye.

***

Pagi hari Shin Hye berangkat diantar supir, Shin Hye terus memainkan ponselnya dan tak memperhatikan jalanan seperti biasanya.

“Non kita sudah sampai” Ucap sopir Shin Hye

“Ahh maaf ajhussi” Ucap Shin Hye yang dibalas senyuman oleh Choi ajhussi

“ajhussi tak perlu menjemputku nanti aku pulang bersama Woo Bin oppa eomma yang memintanya” Ucap Shin Hye sebelum turun dari mobil yang dijawab anggukan oleh Choi Ajhussi.

“Kau ini pelit sekali ucapan” canda Shin Hye dan berlalu dari mobil itu.

Shin Hye yang memasuki gerbang sekolah sudah melihat Yong Hwa bediri tak jauh dari gerbang dan menenteng tas milik Shin Hye.

Shin Hye hanya tersenyum dan melangkah kearah Yong Hwa

“pagi Yong” Ucap Shin Hye dan memamerkan senyum manisnya

“Kau tak bisa datang lebih pagi eoh?” Tanya Yong Hwa kesal

“Aiggo ada apa dengan rambutmu eoh?” Tanya Jung Shin seketika 

“Ahh Yong aku baru d=sadar kau memotong rambutmu?” Tanya Shin Hye 

“Ya biar tidak seperti ajhussi” Ucap Yong Hwa dan berjalan meninggalkan dua orang yang tengah menahan tawa

“Siapa yang berani menyebutnya ajhussi?” Tanya Jung Shin

“aku kemarin” Ucap Shin hye polos

“MWOO?!” pekik Jung Shin tak percaya dan melotot kearah Shin Hye.

Shin Hye yang risih melihat Jung Shin menatapnya seperti itu hanya bias menggeleng dan berlalu pergi.

Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang mengawasi mereka.

“Shinjie-ah kaukah itu sayang?” Ucap seorang yeoja didalam mobil

“Oppa apa benar itu Shinjieku?” Tanyanya lagi kepada seseorang yang duduk disampingnya

“Hmm Jungie dia Shinjie mu chagi” Ucap Namja itu dan mengelus pucuk kepala Jungie

“Gomawo oppa sudah menemukannya, saranghae” Ucap Jungi dan memeluk namja itu

“Apapun aku lakukan untukmu” Ucap namja itu dan mencium kening Jungie.

***

Jam pelajaran telah selesai Shin hye yang berniat pergi ekantin ditahan oleh Yong Hwa dan menariknya kea tap sekolah.

“yong apa yang kita lakukan disini?” Tanya Shin Hye polos

“aku juga tidak tahu” ucap Yong Hwa

“Mwo?!” Ucap Shin hye melayangkan tatapan tak percaya pada Yong Hwa

 “Sudahlah liat saja kedepan jangan menatapku seperti itu aku tau aku tampan” Ucap Yong Hwa dengan kenarsisannya

‘narsis sekali” Ucap Shin Hye dan memalingkan wajahnya ke depan dan mencoba berkomunikasi dnegan angin.

Shin hye menutup matanya dan merasakan angin yang menerpa wajahnya terukir senyum diwajah cantiknya, senyum tanpa beban seoah kini ia membiarkan angin membawa bebannya

“Yeppo..’ gumam yong Hwa dan memandang wajah Shin Hye terus menerus

“Shin-ah” Ucap Yong Hwa

“Hmm” Ucap Shin hye tanpa membuka matanya

“Saranghae” Ucap Yong hwa seketika

Shin Hye yang mendengar penuturan Yong Hwa membuka matanya cepat, terlihat mimic wajah Shin Hye berubah.

“Yong kau bercanda eoh?” Tanya Shin hye berusaha setenang mungkin

“Tidak aku serius” Ucap Yong Hwa dan menatap mata Shin Hye dalam

“Yong.. mian” Ucap Shin Hye sedih dan berlalu dari tempatnya semula

Yong Hwa yang kaget dengan jawaban Shin Hye mengepal kuat tangannya, sebelum Shin Hye berhasil membuka pintu atap Yong Hwa menarik tangan Shin Hye dan memeluknya erat.


“Wae?” Tanya Yong Hwa frustasi

“Aku tidak bias mencintaimu Yong” Ucap Shin hye parau

“Kau berbohong” Ucap Yong Hwa lagi

‘Aku melihat dimatamu yang sebenarnya Shin Hye-ah”

“Kau salah Yong aku tak pernah bias mencintaimu dan tak akan aku biarkan seseorang memasuki hatiku” Ucap Shin hye disela isakannya.

“Kau tak bias terus seperti ini” Ucap Yong Hwa dan menatap mata Shin hye dalam

“Aku tidak bias aku tidak ingin kau terluka” Ucap Shin hye dan menundukkan kepalanya
“Apa yang membuat aku akan terluka jika kau jujur dengan perasaanmu?” Tanya Yong hwa tajam

“Ka..ka..karena aku tak mencintaimu” Ucap Shin Hye gugup
 
Yong Hwa yang kesal menarik kepala Shin Hye dan mendaratkan ciuman dibibir Shin Hye singkat

“kau berbohong” Ucap Yong Hwa dengan senyum evilnya

Shin Hye yang terkejut hanya bisa membulatkan matanya.

Yong Hwa yang tau Shin Hye terkejut  hanya bisa tersenyum dan mulai menciumnya lagi kali ini ciuman yang lama tanpa penolakan dari Shin Hye, perlahan tapi pasti Shin Hye membalas ciuman Yong Hwa.


****

Yaaa akhirnya aku bisa terusin ni cerita, maaf readers kalo alurnya kecepatan dan masih banyak yang belum dipahami, saya sempet down dan bingung dengan alur yang harus saya buat.
Mana pekerjaan saya dikantor lagi numpuk alhasil jadi terlambat banget
Maaf banget ya readers, entah masih ada yang nunggu apa ngga ini cerita hehe
Terimakasih buat semuanya sekali lagi mohon maaf..
Banyaknya Typo mohon dimengerti ya gaysss maaf sekali lagi hehe
See you next time…

Minggu, 26 April 2015

Don't Love Me !! (Part 2)



Don’t Love Me !! (Part 2)

Author:
-Zaharah
Main Cast:
-Park Shin Hye
-Jung Yong Hwa
-Kim Woo Bin

Genre:
Sad Romance

Blogger:
zaharaharifin.blogger.com

Nama pemain autor gunakan hanya untuk keperluan cerita dan tidak ada sangkut paut dengan kehidupan nyata, cerita ini hanya fiktif belaka dan murni pemikiran autor tidak ada plagiat dari manapun. Mohon komentar dan kritiknya terimakasih, selamat membaca readers.
*****************************************************************************

Ketika cinta itu tumbuh lagi mungkinkah aku sanggup untuk mengatakan perpisahan? Sanggupkah aku memintamu untuk tak mencintaiku? Don’t Love me !! –Shin Hye 


***

“YAAAYYYY!!!” Ucap sebuah suara yang mampu membuat siapapun kaget.

Derap langkah kaki semakin cepat kearah Shin Hye

“Yay Park Shin Hye ireona” Teriak seorang namja yang tak lain adalah Woo Bin

Diedarkan pandangannya kesegala sudut mencoba mencari sesuatu

“Aku fikir ada seseorang tadi” Gumam Woo Bin

Yong Hwa yang sudah melakukan jurus seribu langkah sudah berbaring disebelah tempat tidur shin Hye hanya horden yang memisahkan tempat tidurnya dengan tempat tidur Shin Hye
Woo Bin yang melihat Shin Hye masih tertidur pulas dengan senyumannya hanya bisa duduk dan menunggu hingga Shin Hye bangun

“Yay yeoja pabo kenapa kau terluka lagi eoh? Sungguh beratkah melupakan Shin Woo?” Tanya Woo Bin yang jelas sekalli tak ada sautan dari Shin Hye

Yong Hwa yang mendengar ucapan Woo Bin hanya bias mengerutkan keningnya dan memikirkan sesuatu.

“Shin Woo” gumam Yong hwa

***

Bel sudah berbunyi tanda jam sekolah telah berakhir, Yong Hwa yang mendengar bunyi bel mulai bangun dari tempat tidurnya.

“KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA” Teriak Shin Hye yang mengagetkan Yong Hwa
Yong Hwa yang mendengar jeritan Shin Hye bergegas membuka horden dan melihat keadaan Shin Hye

“Opp..Oppaaa” Teriak Shin Hye membangunkan Woo Bin

“Waegeurae” Ucap Woo Bin datar

“Ken..kenapa kau bisa disini eoh?” Tanya shin Hye bingung

“Yay pabo ya, aku juga murid sekolah ini” Ucap Woo Bin dan menjitak Shin Hye

Yong Hwa yang melihat Shin Hye seperti itu hanya bias tersenyum tipis

“Kau tersenyum Yong?” Tanya Woo Bin yang sejak tadi sudah melihat kehadiran Yong Hwa

“Annio” Ucap Yong Hwa singkat dan berjalan keluar UKS

Shin Hye yang menyadari kehadiran Yong Hwa setelah melihatnya keluar dari ruangan hanya bisa mengerutkan keningnya

“Oppa apa kau tau namja gila itu?” Ucap Shin Hye polos

“Yay siapa yang kau bilang gila eoh?” Tanya Woo Bin kesal

“Bukan kau tapi dia” Ucap Shin Hye malas

“Dia Jung Yong Hwa putra pemilik sekolah ini sekaligus cucu dari pemegang saham terbesar Jung Coorporation” Ucap Woo Bin

“Ohh pantas dia angkuh sombong arogan” Ucap Shin Hye kesal

“Geundae oppa kau tahu aku disini dari siapa?” Tanya shin Hye sedikit menyelidik

“Aku melihatmu dari pagi kau datang” Ucap Woo Bin

“Dan kau tidak menghampiriku?” Tanya Shin Hye tak percaya

“Anni, biar kau yang melihatku sendiri dan apa yang terjadi kau baru satu hari tapi sudah masuk UKS wohh daebak” Ucap Woo Bin dan menggelengkan kepalanya

“YAY Nappeun!!! Kau salahkan saja namja gila itu” Ucap Shin Hye

“Waeyo?” Tanya Woo Bin penasaran

“Anni, kajja kita pulang” Paksa Shin Hye yang malas menceritakan yang sebenarnya

“Geurae kajja” Ucap Woo Bin dan mulai berjongkok untuk memberikan tumpangan buat Shin Hye
Shin Hye yang mengerti mulai menaiki punggung Woo Bin dan tersenyum

“KAJJJJAAAAAA” Teriak Shin Hye yang dibalas anggukan oleh Woo Bin

Woo Bin terus menggendong Shin Hye dan berjalan ke parkiran, tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang memperhatikan mereka.

“Baru sehari tapi kenapa jatungku ah anni hatiku sakit melihatnya?” Gumam Yong Hwa
Shin hye dan Woo Bin sudah melaju pergi meninggalkan sekolah.

***

Woo Bin memarkirkan mobilnya didepan rumah mewah yang bergayakan tradisional.

“Kita sudah sampai” Ucap Woo Bin membuyarkan lamunan Shin Hye

“Hmm.. Gomawo Oppa”  Ucap Shin Hye dan tersenyum lembut kearah Woo Bin

“Shin-ah” Ucap Woo Bin parau

“Hmm” Jawab Shin Hye asal

“An..anni hanya saja jangan selalu terpuruk ne” Ucap Woo Bin

“Mwo?” Ucap Shin Hye bingung dan menatap lembut Woo Bin

“Oppa tau kau masih tak bisa menghilangkan trauma itu, tapi jebal jangan terus terpuruk ne” Ucap Woo Bin dan membelai lembut pucuk rambut Shin Hye

“Hmm, gomawo oppa” Ucap Shin hye dan tersenyum lembut kearah Woo Bin dan turun dari mobil Woo Bin

“Oppa kau tak ingin bertemu eomma?” Tanya Shin Hye yang tahu kedekatan Woo Bin dan Eommanya

“Nanti saja oppa buru-buru” Ucap Woo Bin halus

“Haiss angkuh sekali !! Geurae Oppa hati-hati jangan ngebut ne” Ucap Shin Hye

“Ne” Ucap Woo Bin lembut dan melajukan mobilnya

Shin Hye yang sudah melihat mobil Woo Bin melaju jauh memegangi dadanya

“Kenapa sakit sekali” Ucap shin Hye dan berjalan lemah

Shiin hye memasuki rumah dengan lemas terlihat Nyonya Park sudah menunggunya dengan cemas

“Ommo Shinjie-ah waegereu?” ucap Nyonya Park dan berlari kearah Shin Hye

“Gwenchana Eomma” ucap Shin Hye lemah namun tetap memberikan senyuman kepada Eomma tercintanya

“Chagi-ah mukamu pucat sekali mari kita panggil Dr. lee” ucap Nyonya Park dan dijawab anggukan oleh Shin Hye

Shin Hye yang sudah berbaring ditempat tidur mulai diperiksa Dr. Lee dan tangan Shin Hye sudah tertancap jarum infuse yang amat dibenci Shin Hye.

Dr. Lee keluar dan diikuti oleh Nyonya Park.

“Dr bagaimana keadaan uri Shinjie?” Tanya Nyonya Park khawatir

“Kondisinya melemah Nyonya mohon lebih diawasi lagi dan diperhatikan untuk kegiatanya jangan ada yang membuat Shin Hye terkejut dan tertekan”  jelas Dr. Lee

“Ne Dr gomawo” Ucap Nyonya Park berusaha tegar dan mengantar Dr. Lee menuju gerbang

‘Shinjie ah jangan kau tinggalkan eomma seperti oppa mu ne’ batin Nyonya Park


***

Shin Hye yang terus memaksa masuk sekolah pergi diantar sopir dan Nyonya Park 

“Chagi-ah neo gwenchana ?” Ucap Nyonya 

“Hmm eomma na gwenchana” Ucap shin Hye dan mengecup lembut pipi Nyonya Park

Tok took took

Terdengar suara ketukan dari balik kaca mobil Shin Hye, Nyonya Park dan Shin Hye reflek menoleh kearah suara ketukan.

“Oppa” Gumam Shin Hye

“Woo Bin-ah” Ucap Nyonya Park tak percaya

Nyonya Park dan Shin Hye turun dari mobil, Nyonya Park yang tak menyangka melihat Woo Bin berlari dan memeluknya dengan erat

“Woo Bin-ah neo gwenchana?” Tanya Nyonya Park dan mengelus pipi Woo Bin dengan sayang

“Hemm na gwenchana eomma” Ucap Woo Bin dan menatap  lembut Nyonya Park yang sudah ia anggap seperti ibunya sendiri.

“Hah Eomma bahagia melihat kau sekarang, eoh kau bersekolah disini juga?” Tanya Nyonya Park tak percaya dengan pakaian yang Woo Bin buat

“Ehem ehem” Suara Shin Hye menyadarkan mereka kalau iya berada disana dan seperti patung yang tak dianggap

“Aigo Shinjie-ah eomma lupa” Ucap Nyonya Park dan mulai menggenggam tangan Woo Bin

“Woo Bin-ah tolong jaga uri Shinjie ne, dia kambuh lagi namun tak ingin bolos sekolah” Jelas Nyonya Park yang sukses mendapatkan tatapan tajam dari Shin Hye

“Eomma aku masuk ne” Ucap shin Hye dan mengecup singkat pipi Nyonya Park

“Hati-hati chagi-ah” Teriak Nyonya Park

“Eomma aku menyusul Shin Hye dulu ne” Ucap Woo Bin dan memberi hormat kearah Nyonya Park dan berlari kecil mengejar Shin Hye

“Park Shin Hye” Teriak Woo Bin berupaya menghentikan langkah shin Hye

Shin Hye yang mendengar hanya acuh dan berusaha tak peduli dan mempercepat jalannya.

“Shinjie-ah” Panggil Woo Bin lembut namun mampu menghentikan langkahnya

Deeeggg

Shin Hye yang menghentikan langkahnya sedikit terkejut dengan ucapan Woo Bin, ucapan dan nada yang ia keluarkan sangat mirip dengan Shin Woo sehingga membuat Shin ye sedikit terhentak dan menghentikan langkahnya

Air mata Shin Hye jatuh membuat pipi chubbynya basah, Woo Bin yang melihat Shin Hye berhenti mulai mendekatinya dan melihat Shin Hye yang menundukkan kepalanya

“Shinjie-ah” Ucap Woo Bin dan memegang Pipi Shin Hye

Woo Bin yang hafal dengan tingkah Shin hye mulai menghapus air mata yang membasahi pipi Shin Hye

“Oppa” Ucap Shin Hye lirih

“Jebal Shinjie-ah” Ucap Woo Bin lagi dan menghapus air mata diwajah Shin Hye

Yong Hwa yang melihat kedekatan Woo Bin dan Shin Hye hanya mampu memukul-mukul dadanya

“Ige mwoya?” Tanya Yong Hwa pada dirinya

“Yong gwenchana?” Tanya Jong Hyun

“Mulla” Ucap Yong Hwa dan terus memukul dadanya

“Yay neo micheosseo?” Bentak Jung shin Yang melihat Yong Hwa memukul-mukul dadanya

“Aku bingung Jung shin-ah Jong Hyun-ah” Ucap Yong Hwa lirih

“Hyung neo appo?” Tanya Min Hyuk yang khawatir melihat muka Yong hwa yang pucat dan sendu

“Kenapa hatiku sakit sekali saat melihatnya? Kenapa mata itu terus saja membuat hatiku sakit?”
 Tanya Yong Hwa dan sukses membuat ketiga sahabatnya menggeleng tak mengerti.

“Kajja kita kekelas” ucap Jung Shin dan menarik Yong Hwa pergi

Yong Hwa dan ketiga sahabatnya berjalan meninggalkan tempat itu, mereka berjalan dan berpapasan dengan Shin Hye dan Woo Bin yang sedang terdiam disana

“Jebal Shinjie-ah lupakan Shin Woo” Ucap woo Bin yang mampu didengar Yong Hwa dan sahabat-sahabatnya.

Yong hwa yang merasakan sakit dihatinya seketika menghentikan langkahnya tepat disamping shin Hye

“Oppa aku tak bisa melupakannya” Ucap Shin Hye lirih

Woo Bin Yang menahan sakit dihatinya karena Shin Hye belum bisa menghilangkan bayangan Shin Woo melepaskan tangannya dari wajah Shin Hye dan menghela nafas frustasi

“Geurae, terus fikirkan dia dan sakiti dirimu sendiri mungkin dengan begitu kau merasa bahagia, tapi ingat Park Shin Hye ingat apa yang harus kamu ingat!!! Shin Woo tak akan pernah bahagia melihatmu yang rapuh dan terus menyesali kepergiannya, ia takkan pernah bahagia disana ingat itu PARK SHIN HYE-SSI” Ucap Woo Bin frustasi dan pergi meninggalkan Shin Hye yang shok dan tak percaya dengan bentakan Woo Bin padanya

“Mianhae Oppa” Ucap Shin Hye lirih

Shin Hye menoleh kesamping dimana Yong Hwa dan ketiga sahabatnya tengah menatapnya heran, Shin Hye yang sedih hanya melihat mereka dan menatap Yong Hwa dengan tatapan kosong, Shin Hye memberikan senyumnya kepada Yong hwa dan mulai berjalan dengan lemah.

“Ada apa dengan yeoja itu? Bukankah kemarin terlihat kasar dan penuh percaya diri kenapa sekarang terlihat rapuh?” Tanya Jung Shin

“Mulla” Ucap Yong Hwa datar berusaha bersikap seperti biasa

Jam pelajaran sudah dimulai tapi Shin Hye tak kunjung datang kekelas membuat Yong Hwa gelisah.
Choi Seongsaenim tiba dikelas dan mulai mengabsen semua murid, tiba giliran nama Shin Hye disebut namun Choi Seongsaenim tak menyebutkan namanya karena ia tahu Shin Hye sedang di UKS. Pelajaran berjalan seperti biasa namun Yong Hwa yang merasakan hatinya tak tenang dan selalu memikirkan Shin Hye tak focus dan itu tak luput dari pengawasan Jong Hyun

“Kau kenapa Yong?” Ucap jong Hyun pelan seakan bertanya pada dirinya sendiri.

***

Shin Hye Pov

Kata-kata Woo Bin sungguh kejam bukankah ia tau aku mencintai Shin Woo Oppa? Haah selalu saja cinta ini tak akan pernah mereka restui, bahkan Shin Woo Oppa sendiri tak pernah mengizinkan aku mencintainya selalu ia berkata DON’T LOVE ME !!

Tanpa terasa air mataku menetes saat mengenang semua tentang Shin Woo, Oppa meski kau ada sekarang apa kita takkan pernah bersatu oppa? Apakah seharusnya aku tak pernah menerima tawaranmu menjadi adik kecilmu dahulu?

Oppa andai saja waktu dapat kuputar aku takkan pernah mau masuk dikeluarga Park agar kita bisa bersama, kau aku dan eonni, Eomma Appa mianhae

Aku akan ceria seperti dahulu agar Oppa tak pernah bersedih disana dan aku akan kuat demi Eomma dan Appa dan untukmu Eonni sampai kita bertemu sampai waktunya tiba jiwa ini terlepas dari ragaku.

Shin Hye Pov End

Shin Hye yang telah bertekat untuk tetap bahagia meski hati terluka mengambil obatnya dan meminumnya agar nyeri didadanya hilang dan ia bisa kembali kekelas.

***

Shin Hye berjalan melewati koridor yang panjang, ia berjalan dengan tegap dan penuh percaya diri, ia telah memantapkan hatinya untuk tetap bahagia meski hatinya ingin menangis, Shin hye sadar percuma ia tangisi apa yang telah terjadi kini ia akan menjalani hidupnya dengan senyum dan membuat semuanya bahagia sampai ajal menjemputnya.

“AAAAAAARRRRRGGGHHHHHH FIGHTING SHINJIE-AH” Teriak Shin Hye dan menghembuskan nafas dengan kasar tanda ia sangat bersemangat

Tanpa dia sadari semua mata menatapnya dengan heran seakan bertanya apakah ia sudah gila berteriak dikoridor bahkan tanpa memperdulikan mereka.

Shin Hye hanya bisa menggaruk lehernya yang tak terasa gatal sama sekali dan mulai berlari karena malu akan perbuatanya itu.

“Dasar yeoja pabo, Shin Hye pabo” Runtuk Shin Hye dan terus berlari kekelasnya
Shin Hye yang sudah memasuki kelas tetap memilih duduk disamping Yong Hwa, Krystal Ji Woon dan ke empat namja tampan #hasikhasikktampannyaabaikan memandang kearah Shin Hye.
Yong Hwa yang melihat Shin Hye tersenyum tipis dan segera memasang wajah sangar dan kerennya.

“Yay bukankah kau tak seharusnya menempati kursi itu” Ucap Krystal yang takut kejadian kemarin terulang

“Kau dengar?” Ucap Yong Hwa dan menatap tajam kearah Shin Hye

“Bukan urusanku kau suka atau tidak” Ucap Shin Hye sinis

“Neo!!!” Bentak Yong Hwa

“Berisik sekali seperti ahjumma” Ucap Shin Hye dan mengambil sebuah buku untuk dibaca
Jung Shin, Min Hyuk dan Jong Hyun yang mendengar Yong Hwa disebut ahjumma hanya bisa tertawa dan menggelengkan kepala.

“Haisss tutup mulut kalian” Ucap Yong Hwa dan berdiri menghadap Shin Hye

Yong Hwa yang kesal mulai menarik tangan Shin Hye yang langsung dihempaskan oleh Shin Hye

“Yay Namja Pabo apa maumu eoh?” Tanya Shin Hye yang tak bisa menahan amarahnya lagi

“Pergi dari kursi ini atau..” Ucap Yong Hwa terputus karena Shin Hye memotongnya

“Atau apa eoh? Kau mau mengeluarkan aku dari sini atau kau akan membullyku? Kekanakkan sekali kau Jung Yong Hwa-ssi” Ucap Shin Hye dan memberikan tatapan membunuhkan kearah Shin Hye

“Wooowww daebak” Ucap jung Shin yang tak percaya dengan keberanian Shin Hye

“Yay Yong-ah biarkan dia duduk disana” Ucap jong Hyun yang melihat keadaan makin memanas

“TIDAAAKKK!!” Ucap Yong Hwa dengan penekanan yang amat dalam

“Yong-ah jebal” pinta Jong Hyun

“Anni, aku tak ingin duduk dengan yeoja pabo dan lemah seperti dia” Ucap Yong hwa dan menunjuk kearah Shin Hye

“MWOOO???!!! Yeoja lemah hah sulit dipercaya” Ucap Shin Hye tak terima dengan ucapan Yong Hwa

“Wae?” Ucap Yong Hwa meremehkan

“Geurae kita buktikan aku atau kau yang lemah!” Ucap Shin hye ketus

“Baik mari kita bertanding basket” Ucap Yong Hwa

“Hah kau fikir aku takut? Baik mari kita bertanding” Ucap Shin Hye meremehkan Yong hwa

“Yay Shin Hye kau takkan menang melawannya” Ucap Krystal

“Wae?” Tanya Shin Hye malas

“Karena dia kapten tim basket disini dan dia terkenal dengan gerakannya yang sangat cepat” Ucap Ji Woon menjelaskan

“Pabo” Ucap Jung Shin kearah Shin Hye

“Hah kau fikir aku takut, maaf sekali PARK SHIN HYE takkan pernah takut dengan namja tengil seperti dia” ucap Shin Hye tajam dan menatap Yong Hwa dengan amarah

“Jika kau berhasil mengalahkanku kau boleh duduk disini dan aku akan menuruti semua ucapanmu” Ucap Yong Hwa yang dijawab anggukan oleh Shin Hye

“Tapi jika kau kalah maka kau harus pergi dari sekolah ini” Ucap Yong Hwa menambahkan

“Mwo?” ucap shin Hye tak terima

“Oke tak perlu keluar tapi kau harus pindah kelas mengerti?” Tantang Yong Hwa

“Geurae aku takkan pernah takut” Ucap Shin He dan mempaut bibirnya 

Yong hwa yang melihat Shin hye bertingkah seperti itu menjadi grogi dan gugup.

“Kau membuat taruhan tanpa bertanya kepada oppa?” Ucap Woo Bin yang sudah berdiri didekat pintu

“Hais namja gila” ucap Min Hyuk yang melihat kehadiran Woo Bin

“Oppa” Ucap Shin Hye yang mampu membuat mata Ji Woon membulat

“Oppa?” Gumam Ji Woon

Woo Bin berjalan mendekati Shin Hye dan *CUPPP

Woo Bin mencium pipi Shin Hye yang sontak membuat semuanya terkejut begitu juga dengan Ji Woon yang memang sudah mengagumi Woo Bin dari setahun yang lalu saat Woo Biin baru memasuki sekolah ini

“YAYYY NEOOOO!!!” Teriak Shin Hye dan menendang kaki Woo Bin

“AAAARGGHH APPO!!” Teriak Woo Bin dan tersenyum kearah Shin Hye

“Yey Uri Shinjie come back” Ucap Woo Bin seketika

“Yay oppa kau mau mati eoh? Jangan pernah lakukan itu lagi atau aku akan mematahkan semua tulangmu” Ucap Shin Hye ketus dan mempaut bibirnya

“Aiggo lucunya” Ucap Woo Bin dan mencubit kedua pipi Shin Hye

“Yay apa kalian fikir kalian hanya berdua eoh? Kakanakkan” Ucap Ji Woon dan pergi dari ruangan dengan kesal

“Yay Woo Bin pabo ya!!” dumel Krystal dan mulai mengejar Ji Woon

“Wae?” Ucap Woo Bin dengan wajah polosnya.

“Oppa neo jinja pabo ya?” Tanya Shin Hye tak percaya

“YAY JUNG YONG HWA-SSI aku tunggu kau besok dilapangan basket” Ucap shin hye menatap Yong Hwa dan menunjuk kedua matanya dengan jarinya dan berganti menunjuk kedua mata Yong Hwa seakan mengancam

“Yay aku yang seharusnya menantangmu kenapa jadi kau yang begini eoh?” Tanya Yong Hwa heran
Woo Bin yang melihat shin Hye bertingkah seperti anak kecil hanya bisa menggelengkan kepalanya dan menarik Shin hye untuk pergi dari kelas itu.

“YAY JUNG YONG HWA PABO” Teriak Shin hye yang terus menatap Yong Hwa

“Hah daebak” ucap Yong Hwa dan tersenyum

“Hyung” Ucap min Hyuk tak percaya

“Yong-ah” Ucap Jung Shin dan Jong hyun bersamaan

“Wae?” Ucap yong hwa yang tak mengerti dengan tatapan para sahabatnya

“Ahhhh kau tersenyum” ucap Jung Shin dan memeluk Yong Hwa

“Mwo? Naega ? tersenyum ?” Ucap Yong hwa yang tak percaya

“Hmm” Ucap ketiga sahabat Yong hwa bersamaan

“Hah tak mungkin itu” Ucap Yong Hwa dan berlalu pergi dari ketiga sahabatnya sebelum mereka berkata yang macam-macam.

***

Hari sudah sore murid-murid banyak yang sudah meninggalkan sekolah, tidak terkecuali empat namja keren berjalan menuju parkiran bersiap untuk pulang

“Yong kita mampir kecafe biasa dahulu ne?” Ajak Jong Hyun

“Aigoo kau ingin melihat Nonna itu lagi eoh?” Tanya Jung Shin To the point

“Aigooo kita makan banyak dan kau yang teraktir ne” Ucap Min Hyuk dan masuk kedalam mobil Jong Hyun diikuti Jung Shin

Yong Hwa hanya menggeleng dengan sikap kekanakan sahabat-sahabatnya dan mulai membuka pintu mobilnya.

“Yay Park Shin Hye tunggu” teriak Woo Bin yang sukses membuat Yong Hwa menoleh kearah Shin Hye

“Oppa kenapa kau selalu mengikutiku eoh?” Tanya Shin Hye kesal

“Aigooo kau lucu sekali eoh, mari kita kencan” Ajak Woo Bin dan menarik tangan Shin Hye menuju parkiran

“Oppa aku tidak ingin pergi denganmu” Ucap Shin Hye dan melepas tangan Woo Bin

“Wae?” Tanya Woo Bin dan menaikan satu alisnya

“AA..i..ituu aku akuu, aku ingin pulang bersama Yong Hwa” Tunjuk Shin Hye kearah Yong Hwa berusaha mencari pertolongan dari Woo Bin

“MWO?” Ucap Yong Hwa yang tak mengerti

“Ah Ji Woon-ah” Ucap Shin Hye yang mendapatkan ide

Ji Woon mendekati Shin Hye dan bertanya kenapa ia memanggilnya

“Ji Woon-ah Woo Bin Oppa ingin mengantarmu pulang” Ucap Shin Hye yang sukses membuat Woo Bin melebarkan matanya

“Mwo?!” Ucap Ji Woon tak percaya

“Oppa kau bilang kau ingin pulang bersama Ji Woon, sekarang antarkan ia pulang sampai rumahnya semangat ne, mianhae” Ucap Shin Hye dan berlari kearah Mobil Yong Hwa

“Kajja” Ucap Shin Hye dan mendorong Yong Hwa untuk masuk kedalam mobil.

“YAY PARK SHIN HYE” Ucap Woo Bin geram dengan tingkahnya

“Oppa Mianhaeeeee” Teriak Shin Hye dan meminta Yong Hwa menjalankan mobilnya.

“Haisshh” ucap Woo Bin frustasi

“Kajja Won-ah” Ucap Woo Bin yang akhirnya terpaksa mengantar Ji Woon karena permintaan Shin Hye

“Hmm” Jawab Ji Woon  dan masuk kedalam mobil Woo Bin

 ***

“Sungguh kau merepotkanku sekali” Ucap Yong Hwa ketus

“Mianhae Yong” Ucap Shin Hye datar

“Ya kita tidak sedekat itu sehingga kau hanya memanggil nama kecilku” Ucap Yong Hwa kesal

“Ne mian” ucap Shin Hye singkat

“Kau kenapa bersikap seperti kau mempunyai kepribadian lain, kadang kau terlihat ceria keras kepala dan sangat menyebalkan tapi terkadang kau terlihat lemah dan rapuh..” Ucap yong hwa lirih dikalimat terakhir namun dipotong oleh Shin Hye

“Aku turun disini saja, tolong tepikan mobilnya” Ucap Shin hye dingin

“Tapi apakah ini jalan rumahmu?” Tanya Yong Hwa yang khawatir

“Bukan urusanmu jadi tolong berhentikan disini” Ucap Shin Hye ketus

“Baiklah” Ucap Yong Hwa mengalah.

“Gomawo sudah memberiku tumpangan, dan satu lagi jangan pernah kau campuri urusan ku” Ucap Shin Hye dan berlalu dari mobil Yong Hwa

“Hais yeoja pabo, kenapa seolah ada tembok yang kau buat untuk orang-orang disekitarmu?” Ucap Yong Hwa lirih dan mulai menjalankan mobilnya

Shin Hye yang terus berjalan berhenti ditaman yang indah taman yang dahulu sering ia dan Shin Woo datangi, taman yang menjadi kenangan mereka dengan Eunjung.

Shin Hye yang mengingat nama Eunjung tanpa terasa menitihkan air matanya

“Eonni eodi?” Ucap Shin Hye sedih




To Be Countinue…..

Yay ini part 2 nya disini author sedikit menjelaskan hubungan Shin Hye dan Shin Woo, mungkin banyak readers yang bertanya Shin Woo itu siapa nah dipart ini sedikit kejawab ya Shin Woo itu siapanya Shin Hye..

Mungkin disini Shin Hye nya labil ya kadang ceria kadang sedih ya itulah sifat Shin Hye disini.
Nah Lohhh Eunjung siapa lagi itu Eunjung??? Arrrrghhh authorpun jadi penasaran.
Mian dipart ini YongShin masih sedikit interaksinya namun tenang tenang ga usah demo haiss lebay haha, YongShin pasti bakal lebih deket ko kaya perangko sama amplop haiss okeh readers ketemu di part selanjutnya ya….#kisshug buat yang baca hehe

Terimakasih buat readers yang udah setia membaca FF author, terimakasih sudah memberikan semangat dan kritik Gomawo saranghae …